Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jelang Hari Buruh, Bupati Ketapang Minta Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal dan Pelatihan SDM

Ahmad Sofi • Rabu, 29 April 2026 | 13:12 WIB
Alexander Wilyo
Alexander Wilyo

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meminta kepada seluruh perusahaan yang ada di Ketapang untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hal ini disampaikan bupati menjelang peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei mendatang.

Ada tiga poin penting yang disampaikan Alex menjelang hari buruh. Pertama, terkait tenaga kerja lokal. "Prioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap kesempatan rekrutmen," ungkap Alex, Selasa (28/4).

Kedua, perusahaan diwajibkan untuk memberikan pelatihan bagi tenaga kerja lokal hingga terampil, siap kerja, dan menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya membantu meningkatkan ekonomi warga lokal, namun juga meningkatkan kualitas SDM warga lokal.

Ketiga, Alex berpesan kepada seluruh perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan secepat mungkin dan mengedepankan musyawarah. "Jika muncul permasalahan, mari kita selesaikan dengan senantiasa mengedepankan semangat musyawarah mufakat," ungkap Alex.

Baca Juga: Antisipasi Kemarau Ekstrem 2026 Kayong Utara dan Ketapang Perkuat Koordinasi Karhutla

Alex menambahkan, hal ini adalah bentuk keberpihakannya kepada putra-putri Ketapang agar bisa bekerja dan berkarya di tanah kelahirannya sendiri. "Mari terus bersinergi membangun daerah yang kita cintai ini," ajaknya.

Dia juga menegaskan, di balik setiap kemajuan Ketapang, ada keringat dan dedikasi para buruh yang harus diapresiasi. "Mengingat kembali perjuangan Pilkada 2024, dukungan dari rekan-rekan Partai Buruh dan organisasi buruh adalah energi yang memotivasi langkah saya dalam memimpin. Terima kasih telah berjalan bersama saya," ujarnya. (afi)

Editor : Hanif
#pelatihan sdm #hari buruh #Alexander Wilyo #tenaga kerja lokal