PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuat akun media sosial. Selain untuk mempublikasi kinerja, media sosial tersebut juga dijadikan mata dan telinga untuk mendengar masukan dan kritikan dari masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Alex saat memimpin apel pagi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Rabu (29/4). "Saya mengajak seluruh jajaran untuk tidak lagi bekerja dalam senyap, melainkan mulai merangkul transparansi digital sebagai bagian dari dedikasi pelayanan," kata Alex.
Dia menegaskan, kehadiran pemerintah harus dirasakan sebelum masyarakat mengeluh. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Alex menyoroti pentingnya membangun jembatan komunikasi melalui media sosial.
"Saya menginstruksikan setiap OPD untuk memiliki kanal informasi yang aktif dan informatif. Di era ini, media sosial bukan lagi hobi, melainkan kewajiban instansi untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat secara real-time," ungkapnya.
Baca Juga: Rakor GTRA Kalbar 2026, Wabup Kayong Utara Soroti Konflik Pertanahan dan Tumpang Tindih Lahan
Dia memberikan jaminan ketenangan bekerja bagi para aparatur dengan menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan intervensi dalam aspek teknis pekerjaan. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang bagi para ahli di bidangnya agar dapat bekerja secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Alex juga mengingatkan bahwa dedikasi yang tulus akan senantiasa mendapatkan apresiasi, sementara profesionalisme adalah harga mati dalam membangun Ketapang yang lebih maju dan mandiri. (afi)
Editor : Hanif