Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Medsos Jadi Alat Komunikasi, Bupati Ketapang Dorong OPD Lebih Responsif ke Masyarakat

Ahmad Sofi • Kamis, 30 April 2026 | 13:09 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan arahan saat memimpin apel di DPUTR Ketapang, Rabu (29/4). (ISTIMEWA)
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan arahan saat memimpin apel di DPUTR Ketapang, Rabu (29/4). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuat akun media sosial. Selain untuk mempublikasi kinerja, media sosial tersebut juga dijadikan mata dan telinga untuk mendengar masukan dan kritikan dari masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Alex saat memimpin apel pagi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Rabu (29/4). "Saya mengajak seluruh jajaran untuk tidak lagi bekerja dalam senyap, melainkan mulai merangkul transparansi digital sebagai bagian dari dedikasi pelayanan," kata Alex.

Dia menegaskan, kehadiran pemerintah harus dirasakan sebelum masyarakat mengeluh. Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Alex menyoroti pentingnya membangun jembatan komunikasi melalui media sosial.

"Saya menginstruksikan setiap OPD untuk memiliki kanal informasi yang aktif dan informatif. Di era ini, media sosial bukan lagi hobi, melainkan kewajiban instansi untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat secara real-time," ungkapnya.

Baca Juga: Rakor GTRA Kalbar 2026, Wabup Kayong Utara Soroti Konflik Pertanahan dan Tumpang Tindih Lahan

Dia memberikan jaminan ketenangan bekerja bagi para aparatur dengan menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan intervensi dalam aspek teknis pekerjaan. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang bagi para ahli di bidangnya agar dapat bekerja secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Alex juga mengingatkan bahwa dedikasi yang tulus akan senantiasa mendapatkan apresiasi, sementara profesionalisme adalah harga mati dalam membangun Ketapang yang lebih maju dan mandiri. (afi)

Editor : Hanif
#OPD #medsos #aspirasi masyarakat #transparansi #Bupati Ketapang