Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Peringati May Day dengan Kegiatan Sosial, Pemkab Ketapang Gelar Senam Massal dan Bagikan Dua Ribu Paket Sembako

Ahmad Sofi • Senin, 4 Mei 2026 | 16:12 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengikuti senam sehat dalam rangka memperingati May Day 2026, Jumat (1/5).
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengikuti senam sehat dalam rangka memperingati May Day 2026, Jumat (1/5).

PONTIANAK POST - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Ketapang diperingati dengan berbagai kegiatan sosial. Diawali dengan senam massal kemudian dilanjutkan dengan ribuan paket sembako.

Acara dipusatkan di halaman Kantor Bupati Ketapang. Hadir langsung Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, jajaran forkopimda, buruh, serta para pengusaha yang berinvestasi di Ketapang.

"Senam massal dan pembagian 2.000 paket sembako tadi bukan sekadar seremonial, tapi wujud nyata kehadiran pemerintah untuk para pejuang keluarga," ungkap Alex.

Alex kembali menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar bersama, tempat tinggal bersama dan mencari hidup. "Sebagai rumah bersama, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan dan keadilan bagi setiap penghuninya," ajak Alex.

Baca Juga: Wabup Ketapang Evaluasi Kinerja BUMD, Dorong PT Ketapang Mandiri Tingkatkan PAD Daerah

Dia juga mengingatkan kembali kepada seluruh perusahaan di wilayah Kabupaten Ketapang untuk senantiasa mempedomani aturan ketenagakerjaan yang berlaku.

"Kita harus jujur bahwa tantangan industrial masih ada, mulai dari persoalan upah hingga PHK sepihak. Pemerintah dan DPRD siap menjadi jembatan agar tidak ada pihak yang dirugikan," tegasnya.

Alex meminta kepada seluruh perusahaan untuk menerapkan tiga hal penting. Pertama, memprioritaskan tenaga kerja lokal. Setiap kesempatan kerja harus mengutamakan putra-putri daerah kita sendiri. Mereka harus menjadi aktor utama pembangunan di tanahnya sendiri.

Kedua, perusahaan wajib memberikan pelatihan. Perusahaan tidak boleh hanya memakai tenaga kerja, tapi wajib membina. Berikan pelatihan hingga tenaga kerja lokal kita terampil, siap kerja, dan memiliki Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.

Ketiga, kedepankan musyawarah mufakat. Jika muncul permasalahan atau perselisihan, jangan terburu-buru mengambil tindakan sepihak. Mari kita selesaikan di meja dialog dengan semangat kekeluargaan untuk mencapai mufakat.

Baca Juga: Polda Kalbar Sikat PETI dan Migas Ilegal, 42 Kasus Terbongkar dalam Sebulan

"Mari kita jaga Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif. Ekonomi tumbuh, investasi nyaman, dan buruh sejahtera," pungkas Alex. (afi)

Editor : Hanif
#may day #pembagian sembako #buruh #ketapang #senam massal