PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, memberikan arahan dalam rapat koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh kepala dan sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, Rabu (6/5).
Alex menyampaikan sejumlah poin strategis terkait arah pembangunan daerah dan penguatan peran seluruh perangkat daerah. Di antaranya pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan dukungan seluruh pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat, agar pembangunan berjalan terpadu dan berkelanjutan.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kolaborasi yang kuat dan semangat kerja bersama. Apresiasi terhadap capaian dan kontribusi perangkat daerah dalam mendorong kemajuan pembangunan, khususnya pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Alex.
Dia menjelaskan, pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berjiwa kepemimpinan sebagai penggerak utama perubahan dan kemajuan daerah. Menurutnya, Kabupaten Ketapang saat ini berada dalam fase pertumbuhan dan pembentukan karakter pembangunan, sehingga diperlukan fondasi yang kuat untuk menentukan arah pembangunan jangka panjang.
Baca Juga: Pemkab Ketapang Tegaskan Penerimaan Siswa SD Tahun 2026 Tanpa Tes Calistung
“Seluruh jajaran diminta bekerja secara aktif, inovatif, dan responsif dalam menghadapi tantangan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” pinta Alex.
Dia berharap seluruh jajaran pemerintah daerah dapat bekerja lebih terukur, cepat, dan responsif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan publik. Melalui penguatan koordinasi, evaluasi kinerja, serta perbaikan tata kelola yang berkelanjutan, hasil rapat konsolidasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Di antaranya meningkatnya kualitas dan kelancaran layanan air bersih, percepatan penanganan keluhan masyarakat, pelayanan administrasi yang lebih tertib dan efisien, serta penggunaan anggaran daerah yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, penguatan sinergi antarperangkat daerah juga diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat hingga ke wilayah kecamatan dan desa.
Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menekankan sejumlah poin penting sebagai langkah penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor pelayanan dasar masyarakat.
Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan tata kelola layanan publik agar semakin efektif, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Kedua, perencanaan yang matang dan berbasis data, meliputi jumlah pelanggan, kapasitas layanan, hingga efisiensi operasional sebagai dasar pengambilan kebijakan yang akuntabel.
Baca Juga: Pemkab Ketapang Tegaskan Siap Bersinergi Bersama Lanal untuk Jaga Keamanan Daerah
Ketiga, penanganan serius terhadap potensi kerugian dan berbagai persoalan teknis, seperti tingginya tingkat kebocoran, guna menjaga kualitas layanan dan kesehatan keuangan perusahaan daerah. Keempat, pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam optimalisasi pengolahan air untuk meningkatkan kualitas produksi serta distribusi air bersih kepada masyarakat. Kelima, penguatan komunikasi, profesionalisme kerja, dan semangat kolaborasi antarjajaran, dengan mengedepankan solusi tanpa saling menyalahkan. Terakhir, penyusunan langkah tindak lanjut yang konkret, termasuk rekomendasi perbaikan jangka pendek agar perusahaan daerah semakin sehat dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ucap Jamhuri. (afi)