Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Polisi Gencar Edukasi Bahaya Perundungan kepada Siswa SD di Kecamatan Sandai

Ahmad Sofi • Jumat, 15 Mei 2026 | 13:20 WIB
Polisi mengedukasi siswa SDN 04 Sandai, Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, untuk tidak melakukan dan melaporkan jika terjadi perundungan. (ISTIMEWA)
Polisi mengedukasi siswa SDN 04 Sandai, Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, untuk tidak melakukan dan melaporkan jika terjadi perundungan. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Polisi gencar mensosialisasikan bahaya perundungan ke sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan untuk menekan dan mencegah terjadinya perundungan di sekolah.

"Guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, kami melaksanakan sosialisasi tentang bullying di SDN 04 Sandai, Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai," kata Kapolsek Sandai, IPDA Fransiscus Edwin Lie Worabay, Rabu (13/5).

Dia menjelaskan, sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa dan dewan guru. Anggota Polsek Sandai memberikan edukasi mengenai pengertian perundungan, bentuk-bentuk perundungan baik secara fisik maupun verbal, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap mental dan perkembangan anak.

Para siswa juga diajak untuk menanamkan sikap saling menghormati, saling membantu, serta berani melaporkan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Penundaan Pilkades Kayong Utara Direspons Positif, Warga Diajak Jaga Persatuan

Edwin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran sejak dini kepada anak-anak agar mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan harmonis.

"Kami berharap para siswa dapat memahami bahwa perundungan bukanlah tindakan yang benar maupun candaan biasa, namun dapat berdampak buruk bagi korban. Mari bersama-sama menciptakan sekolah yang aman, ramah, dan penuh rasa persaudaraan," ujarnya.

Dia menegaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan perlindungan anak.

"Ini bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah. Kami mengajak seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar terhindar dari perilaku bullying," ajak Edwin.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga sikap saling menghargai serta mampu menciptakan suasana belajar yang positif dan kondusif di lingkungan sekolah. (afi)

Editor : Hanif
#cegah bulyying #sosialisasi #Perundungan #Polsek Sandai #Siswa SD