PONTIANAK POST - Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, melakukan kunjungan kerja ke Ketapang, Rabu (20/5). Kedatangan Pangdam dan rombongan disambut oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, dan jajaran Forkopimda Ketapang.
Rabu malam, Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar acara ramah tamah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Jamhuri mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Pangdam XII Tanjungpura ke Ketapang.
"Mudah-mudahan kunjungan yang pertama ini bukanlah kunjungan yang terakhir, tetapi kunjungan yang akan datang lagi selanjutnya," ujar Jamhuri.
Baca Juga: Hadiri Kunker Pangdam XII Tanjungpura, Wabup Amru Harap Sinergi Daerah dan TNI Meningkat
Dalam kesempatan tersebut, Jamhuri memaparkan kondisi geografis Ketapang yang memiliki wilayah sangat luas, yakni sekitar 31 ribu kilometer persegi. Menurutnya, luas wilayah tersebut setara dengan satu provinsi di Pulau Jawa.
"Kalau dibandingkan dengan daerah di Pulau Jawa, luas Kabupaten Ketapang hampir sama dengan luas Provinsi Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 600 ribu jiwa, terdiri dari 253 desa, 9 kelurahan, dan 20 kecamatan," jelasnya.
Besarnya wilayah Kabupaten Ketapang, lanjut Jamhuri, membuat kebutuhan pelayanan pemerintahan dan pembangunan semakin kompleks. Oleh sebab itu, pemerintah daerah telah mengusulkan pemekaran wilayah kepada pemerintah pusat.
"Dengan luas wilayah sebesar ini, idealnya kami sudah memiliki tiga atau empat daerah baru. Kami mohon bantuan dan doa dari Bapak Panglima. Kami telah mengusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk pemekaran wilayah Kabupaten Ketapang menjadi tiga daerah baru. Mudah-mudahan pemerintah pusat dapat mengabulkannya," harapnya.
Dia juga menegaskan bahwa Kabupaten Ketapang merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, agama, dan budaya. Kondisi tersebut menjadikan Ketapang sebagai miniatur Indonesia yang selama ini tetap terjaga dalam suasana aman, damai, dan kondusif.
"Ketapang ini boleh disebut miniatur Indonesia karena multi-etnis, multi-agama, dan multi-budaya lengkap ada di sini. Oleh karena itu, Ketapang selama ini menjadi kabupaten yang aman, terkendali, dan kondusif," ungkapnya.
Melalui kegiatan ramah tamah tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap hubungan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat semakin erat guna menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan.
Jamhuri juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan serta mendukung berbagai program pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ketapang. (afi)
Editor : Hanif