PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, membuka Turnamen Bola Voli Putra dan Putri Antardesa di Desa Pengatapan Raya, Kecamatan Tumbang Titi, Selasa (2/6). Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-16 Desa Pengatapan Raya.
Alex berharap momentum peringatan hari jadi desa dapat menjadi semangat untuk terus mendorong kemajuan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-16 Desa Pengatapan Raya. Semoga desa ini semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ucap Alex.
Dia mengapresiasi penyelenggaraan turnamen bola voli yang melibatkan puluhan tim putra dan putri dari berbagai desa. Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persatuan, membangun karakter, serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: DPRD dan Bappeda Ketapang Sinkronkan Prioritas Pembangunan untuk RKPD 2027
“Kami mendukung penuh kegiatan olahraga seperti ini. Selain untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi, olahraga juga menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkarakter,” jelasnya.
Dia mengajak para atlet dan seluruh peserta turnamen untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Dia berharap turnamen dapat berjalan lancar, aman, dan menghasilkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Ketapang di tingkat yang lebih tinggi.
Selain membuka turnamen, Alex juga menyampaikan sejumlah pesan terkait pembangunan daerah, termasuk pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penyelesaian berbagai persoalan secara musyawarah dan mufakat.
Dia mengimbau seluruh kepala desa, tokoh adat, serta unsur Forkopimcam untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah demi mendukung kelancaran pembangunan.
Selain itu, Alex juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mengawal harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dia meminta camat, kepala desa, serta unsur terkait untuk melakukan pemantauan di lapangan dan melaporkan apabila ditemukan pelanggaran.
Baca Juga: Ditjen AHU Petakan Peluang Kerja Sama di Kalbar, Perkuat Sinergi Layanan Hukum Pusat dan Daerah
“Kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat. Karena itu, kita harus memastikan harga pembelian TBS sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di Desa Pengatapan Raya, Alex juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan olahraga bola voli kepada panitia turnamen. Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan antardesa di Kecamatan Tumbang Titi. (afi)
Editor : Hanif