PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Ketapang sedang mempersiapkan pengoperasian Rumah Sakit Pratama Sandai. Persiapan perizinan, anggaran hingga sumber daya manusia terus dimatangkan. Untuk mematang rencana tersebut, Komisi III DPRD Ketapang menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Ketapang dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ketapang, Jumat (5/6). Komisi III DPRD menyoroti berbagai aspek yang menjadi penentu keberhasilan operasional rumah sakit. Mulai dari perizinan, kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga dukungan anggaran operasional.
Sekretaris Dinas Kesehatan Ketapang, Ahmad, menjelaskan bahwa saat ini proses perizinan masih berlangsung dan tengah menunggu penyelesaian izin lingkungan sebagai salah satu syarat penerbitan izin operasional rumah sakit. Selain perizinan, dinas kesehatan juga melaporkan bahwa sejumlah fasilitas penunjang terus dipersiapkan. Beberapa alat kesehatan telah menjalani uji fungsi dan sebagian besar dinyatakan siap digunakan.
Sedangkan untuk sumber daya manusia masih menjadi salah satu tantangan dalam persiapan operasional rumah sakit. Saat ini masih terdapat sejumlah kebutuhan tenaga kesehatan yang harus dipenuhi untuk menunjang pelayanan rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat, kebidanan, laboratorium, dan unit pelayanan lainnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Ketapang, Dontus Franseda, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang telah mengalokasikan anggaran pada 2026 untuk mendukung operasional awal Rumah Sakit Pratama Sandai.
Baca Juga: Pemkab Ketapang Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan dengan KPH
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung operasional rumah sakit hingga akhir tahun anggaran berjalan. Pemerintah daerah juga akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan yang berkembang seiring berjalannya operasional rumah sakit.
Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Mia Gayatri menegaskan bahwa keberadaan Rumah Sakit Pratama Sandai sangat dinantikan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Sandai dan wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, seluruh proses persiapan harus dilakukan secara matang agar rumah sakit dapat langsung memberikan pelayanan kesehatan yang optimal saat diresmikan. (afi)
Editor : Hanif