Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Ketapang Resmikan Teduh Coffee sebagai Ruang Diskusi dan Silaturahmi

Ahmad Sofi • Senin, 8 Juni 2026 | 16:01 WIB
Bupati Ketapang dan jajaran Forkopimda memotong pita saat meresmikan Teduh Coffee, Sabtu (6/6).
Bupati Ketapang dan jajaran Forkopimda memotong pita saat meresmikan Teduh Coffee, Sabtu (6/6).

PONTIANAK POST - Geliat sektor ekonomi kreatif dan kuliner di Kabupaten Ketapang kembali menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan diresmikannya Teduh Coffee yang diresmikan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Sabtu (6/6).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke seluruh area kafe.

Alex mengatakan, kehadiran Teduh Coffee diharapkan tidak sekadar menjadi tempat nongkrong biasa, melainkan bertransformasi sebagai ruang publik positif yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendongkrak roda perekonomian daerah.

Alex mengapresiasi kepada para pelaku usaha yang terus berani berinvestasi dan memberikan warna baru bagi lanskap tata kota Ketapang.

Baca Juga: Petinju Muda Ketapang Cris Omang Menang TKO di Event Tinju BySon Jakarta

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat dan sukses atas Grand Opening Teduh Coffee. Terima kasih telah hadir dan menambah semarak Kota Ketapang," kata Alex.

Secara khusus, dia memuji pemilihan nama Teduh yang dinilai memiliki kedalaman makna filosofis kesejukan dan kedamaian. Hal ini menjadi penawar di saat situasi atau dinamika sosial di luar sedang menghangat.

"Ketika suasana di luar terasa panas, kita bisa datang ke sini untuk mencari kesejukan, berdiskusi, dan menemukan jalan keluar bersama. Itulah makna Teduh yang sesungguhnya," ungkapnya.

Alex juga menilai tinggi budaya bersosialisasi masyarakat Ketapang. Menurutnya, menjamurnya warung kopi dan kafe di Ketapang, yang kualitasnya tidak kalah dengan kota-kota besar, merupakan cerminan dari kuatnya modal sosial masyarakat yang senang bersilaturahmi.

Dia juga merespons beberapa isu hangat yang sedang berkembang di masyarakat, seperti fluktuasi harga komoditas kelapa sawit dan informasi kenaikan harga LPG. "Saya berharap dinamika ekonomi tersebut tidak sampai memicu gejolak sosial yang berkepanjangan," harapnya.

Baca Juga: IPW Sebut Eks Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto Diperiksa Propam Polri, Diduga Berkaitan Kasus Korupsi Tambang Bauksit Aseng

Pemilik Teduh Coffee, Theo Bernardi, mengungkapkan bahwa kedai kopi ini didirikan dengan konsep inklusif yang terbuka bagi semua kalangan.

"Tempat ini lahir dari keinginan sederhana agar siapa pun bisa datang tanpa sekat. Selain menjadi tempat ngopi, kami berharap Teduh Coffee dapat menjadi ruang silaturahmi dan ruang diskusi yang melahirkan ide-ide positif untuk kemajuan Kabupaten Ketapang," ungkapnya. (afi)

Editor : Hanif
#Grand Opening #Ekonomi Kreatif #Ruang Diskusi #Bupati Ketapang #warung kopi