Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

MTQ XXXIII Ketapang Resmi Dimulai, Pawai Taaruf dan Sepeda Hias Meriahkan Acara

Ahmad Sofi • Senin, 15 Juni 2026 | 17:23 WIB
 Sekda Ketapang, Repalianto, melepas peserta Pawai Taaruf MTQ XXXIII Ketapang di Muara Pawan, Sabtu (13/6).
Sekda Ketapang, Repalianto, melepas peserta Pawai Taaruf MTQ XXXIII Ketapang di Muara Pawan, Sabtu (13/6).

PONTIANAK POST - Semangat syiar Islam mewarnai pembukaan rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII Ketapang 2026. Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Repalianto, melepas Pawai Taaruf di Kecamatan Muara Pawan, Sabtu (13/6).

Pawai berlangsung meriah dengan iringan drumband yang menambah semarak suasana. Ribuan peserta yang terdiri dari kafilah Kecamatan Muara Pawan serta para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah tersebut turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi ajang syiar Islam, Pawai Taaruf juga dirangkai dengan lomba sepeda hias yang diikuti berbagai peserta dengan dekorasi bernuansa Islami. Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah dan doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta yang berpartisipasi.

Repal ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari berbagai kecamatan yang akan mengikuti seluruh rangkaian MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang.

"Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan wujud kecintaan kita terhadap Alquran dan komitmen bersama dalam menyiarkan nilai-nilai Islam di Bumi Ketapang," kata Repal.

Dia menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Alquran, meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajarannya, sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat terwujud apabila pelaksanaan MTQ diselenggarakan secara profesional, jujur, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Peran pengawas, koordinator dewan hakim, dewan hakim, dan panitera sangat penting dalam menjaga kualitas serta kredibilitas pelaksanaan MTQ," katanya.

Selain itu, dia juga menekankan bahwa pelantikan para pengawas, koordinator dewan hakim, dewan hakim, dan panitera bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan profesionalisme.

"Tugas yang diemban tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada panitia dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT," tegasnya.

Repal berharap seluruh dewan hakim dapat memberikan penilaian secara objektif, jujur, adil, serta bebas dari segala bentuk kepentingan sehingga mampu menghasilkan qari, qariah, hafizh, hafizhah, dan peserta terbaik yang layak mewakili Kabupaten Ketapang pada ajang MTQ tingkat yang lebih tinggi.

Dia juga meminta para pengawas dan koordinator dewan hakim menjalankan fungsi pembinaan, pengawasan, dan koordinasi secara optimal agar seluruh proses perlombaan berlangsung sesuai pedoman serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, kepada para panitera, Repal menekankan pentingnya ketelitian dalam administrasi dan pencatatan hasil penilaian karena akurasi data serta dokumentasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan MTQ.

"Saya yakin dan percaya, dengan pengalaman, kapasitas, dan komitmen yang dimiliki oleh seluruh pengawas, koordinator dewan hakim, dewan hakim, dan panitera, penyelenggaraan MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Ketapang akan berjalan dengan sukses, tertib, dan berkualitas," ungkapnya. (afi)

Editor : Hanif
#Muara Pawan #Pawai Taaruf #MTQ XXXIII #Peserta #ketapang