PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, meluncurkan pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026, Sabtu (13/6). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai langkah awal pelaksanaan pendataan ekonomi nasional yang akan berlangsung pada 2026.
Repal mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis yang sangat penting, karena akan menghasilkan data dan informasi yang menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan ekonomi di tingkat nasional maupun daerah.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan sensus yang akan menjadi sumber data strategis bagi pembangunan bangsa dan daerah,” kata Repal.
Dia menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi Indonesia.
Pendataan tersebut mencakup seluruh kegiatan usaha non pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar, baik yang beroperasi secara konvensional maupun berbasis digital.
Dia menegaskan bahwa data yang akurat, lengkap, dan terpercaya merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, perkembangan ekonomi digital, serta berbagai potensi ekonomi daerah yang dimiliki Kabupaten Ketapang.
Baca Juga: Ratusan Warga Penuhi Taman Kedondong, Nobar Piala Dunia Polres Ketapang Jadi Ruang Kebersamaan
“Data yang dihasilkan nantinya akan sangat bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat daya saing daerah,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Repal juga mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, organisasi, dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Ketapang untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.
Selain itu, dia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar turut memberikan dukungan dan membantu kelancaran pelaksanaan sensus sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Dia menambahkan, keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, kami optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas yang menjadi dasar dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (afi)
Editor : Miftakhair