Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

SPBU Sungai Laur Ditutup Sementara, Bupati Ketapang Surati Pertamina Demi Pasokan BBM Warga

Ahmad Sofi • Rabu, 17 Juni 2026 | 12:29 WIB
Alexander Wilyo
Alexander Wilyo

PONTIANAK POST - Menyikapi permasalahan pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Sungai Laur, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, turun langsung merespon masalah tersebut. Langkah ini diambil demi memastikan urat nadi perekonomian dan pelayanan publik di wilayah pedesaan tetap berjalan secara optimal. 

"Terhentinya operasional SPBU 64.788.16 di Kecamatan Sungai Laur terjadi seiring dengan adanya proses evaluasi dan pemeriksaan internal terkait dugaan ketidaksesuaian tata kelola penyaluran," kata Alex, Selasa (9/6).

Dia memandang bahwa proses klarifikasi yang sedang berjalan di tingkat manajemen SPBU merupakan wilayah profesional yang harus dihormati. Namun demikian, pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di lapangan tidak boleh ikut terhambat selama proses tersebut berlangsung.

Baca Juga: Polres Ketapang Amankan Sejumlah Motor Knalpot Brong Saat Razia Balap Liar Malam Hari

Menangkap urgensi situasi di lapangan, Alex secara persuasif turun langsung menggelar ruang dialog bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat setempat guna menghimpun konstruksi persoalan yang dihadapi warga.

Sebagai tindak lanjut yang konkret, Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi melayangkan surat kepada PT. Pertamina Patra Niaga pada, Selasa (9/6). Melalui korespondensi tersebut, dia mendorong pihak otoritas energi nasional itu untuk segera memformulasikan langkah darurat serta mekanisme penyaluran alternatif demi menjaga stabilitas pasokan BBM bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap supremasi hukum yang kini tengah berjalan pada tingkat pengelola SPBU. Kendati demikian, saya memandang kelancaran pelayanan publik dan pemenuhan hajat hidup masyarakat adalah prioritas yang tidak boleh terabaikan. Kebutuhan dasar warga harus tetap menjadi episentrum perhatian," ungkapnya.

Alex menggarisbawahi bahwa ketersediaan energi merupakan pilar vital yang menggerakkan sektor transportasi, akselerasi distribusi logistik, pelayanan kesehatan, hingga produktivitas pertanian masyarakat. Mengingat posisi geografis Kecamatan Sungai Laur yang memiliki jarak cukup signifikan dari sentra pengisian bahan bakar di wilayah sekitar, dia khawatir ketiadaan solusi cepat akan memicu biaya ekonomi tinggi bagi warga yang terpaksa mencari alternatif ke luar daerah.

Baca Juga: MTQ XXXIII Ketapang Resmi Dibuka, Alexander Wilyo Targetkan Tembus Tiga Besar MTQ Kalbar

"Intervensi kebijakan yang saya tempuh ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen daerah. Melalui langkah ini, saya menegaskan kehadiran pemerintah dalam melindungi kepentingan publik sekaligus memastikan pemerataan dan kelancaran distribusi energi di seluruh pelosok wilayah Ketapang," tegasnya.

"Saya bersama segenap elemen masyarakat Sungai Laur menaruh harapan besar pada kesiapan PT. Pertamina Patra Niaga untuk menghadirkan solusi strategis yang transparan, profesional, dan berkelanjutan," pungkasnya. (afi)

Editor : Miftahul Khair
#bm #Alexander Wilyo #ketapang