PONTIANAK POST - Sebanyak 12 pejabat eselon II dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo di Kantor Bupati Ketapang, Jumat (19/6) siang. Selain melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang juga dilantik.
Pejabat yang dilantik di antaranya Rio Marisa sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). David dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yudhi Agus Kurniawan dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Kemudian Eko Harfiyanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tarsius sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Pitriyadi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Uti Royten sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Wahyudin sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.
Antonius Bobby dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Remanus Romawi, sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Nikodimus Erpan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta Mintaria, sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Baca Juga: Bupati Ketapang Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik Daerah
Alex mengatakan, pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam penyegaran birokrasi, sekaligus menindaklanjuti hasil seleksi terbuka (open bidding) yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ketapang," ungkap Alex.
Dia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk senantiasa menjaga marwah dan kehormatan institusi. Menurutnya, jika tugas dan tanggung jawab tidak dijalankan sesuai amanah, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari terhambatnya pelayanan hingga menurunnya citra pemerintah secara keseluruhan.
"Kita harus bersama-sama menjaga nama baik pemerintah. Apabila kita berjalan tidak sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan, tentu akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, berdampak pada hasil kerja pemerintahan, dan pada akhirnya berdampak pada citra pemerintah secara keseluruhan," pintanya.
Alex juga menekankan bahwa profesionalisme merupakan hal mutlak dalam penyelenggaraan pemerintahan. Setiap pejabat wajib menguasai bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Baca Juga: Pemkab Ketapang Dorong Percepatan Akreditasi Perpustakaan Sekolah
"Tidak ada sekolah khusus yang mencetak seorang Asisten, Sekretaris Daerah, atau Kepala Perangkat Daerah. Yang ada hanyalah bekal pendidikan dan pengalaman yang kemudian menjadi fondasi dalam menjalankan amanah. Oleh karena itu, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi menjadi sangat penting," tegasnya.
Alex juga mengingatkan agar para pejabat tidak terlalu banyak berhitung mengenai kepentingan pribadi saat menjalankan tugas. Dia meminta agar pola pikir yang terlalu memikirkan keuntungan pribadi, proyek, atau hal-hal lain yang tidak semestinya segera dilenyapkan.
"Jangan sampai baru memulai tugas, pikiran sudah ke mana-mana, memikirkan keuntungan pribadi, proyek, atau hal-hal lain yang tidak semestinya. Hilangkan pola pikir seperti itu jauh-jauh. Jangan dipelihara. Karena pada akhirnya, pola pikir seperti itu justru akan merugikan diri sendiri dan mencederai amanah yang diberikan," pesannya.
Dia juga menekankan pentingnya responsivitas terhadap pimpinan dan masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan atau bawahan yang memerlukan koordinasi justru dipersulit atau dilambatkan responsnya. Bahkan di luar jam kerja sekalipun, dia berharap seluruh pejabat memiliki semangat pengabdian.
"Kalau berbicara mengenai pengabdian kepada daerah, saya pribadi tidak pernah berhitung dengan waktu. Hari libur, hari Minggu, tanggal merah, bahkan malam hari sekalipun, apabila daerah membutuhkan, saya siap menjalankan tugas. Saya berharap semangat yang sama juga dimiliki oleh Bapak-Ibu sekalian," paparnya.
Baca Juga: Aksi Oknum Peserta Demo Naikkan Kaki ke Meja DPRD Ketapang Tuai Kecaman Publik
Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi terbuka yang dilaksanakan secara transparan, objektif, dan kompetitif sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu, jabatan yang diamanahkan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kinerja baik, dedikasi tinggi, dan rasa tanggung jawab yang besar.
Alex mendorong seluruh pejabat untuk terus meningkatkan kapasitas diri, termasuk melalui Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklatpim II) dan berbagai bentuk pengembangan kompetensi lainnya seperti Retreat. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang menjadi perhatian serius.
"Apabila kapasitas berpikir dan bertindak lamban, maka roda pemerintahan juga akan terhambat. Sebaliknya, apabila aparatur kita memiliki kemampuan yang baik, cepat, dan responsif, maka pemerintahan akan berjalan lebih efektif dan nyaman," ungkapnya.
Baca Juga: MTQ XXXIII Ketapang Resmi Ditutup, Delta Pawan Raih Juara Umum dan Curi Perhatian Publik
Dia juga berharap seluruh persoalan teknis dapat diselesaikan pada level perangkat daerah sesuai kewenangannya, sehingga tidak selalu harus ditangani oleh pimpinan daerah. Dengan demikian, jajaran pimpinan daerah dapat lebih fokus pada kebijakan strategis dan arah pembangunan daerah.
Dia membutuhkan pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mau mendengar langsung suara masyarakat, memahami persoalan yang mereka hadapi, dan berani mengambil keputusan demi kepentingan daerah.
"Jangan hanya mencari zona nyaman dalam menjalankan amanah jabatan. Jabatan yang Saudara emban hari ini adalah amanah yang harus dijaga dengan integritas, profesionalisme, loyalitas, dan pengabdian yang tulus kepada masyarakat," lanjut Alex.
Alex percaya bahwa seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dia mengajak seluruh jajaran untuk bekerja bersama, bergerak bersama, dan mengabdi bersama untuk mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, dan berkeadilan. (afi)
Editor : Miftakhair