Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kondisi Memprihatinkan, Jembatan Sungai Lingkaran di Ulak Medang Masuk Prioritas Perbaikan Daerah

Ahmad Sofi • Senin, 22 Juni 2026 | 09:37 WIB
TINJAU: Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau Jembatan Sungai Lingkaran di Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan beberapa waktu lalu.(IST)
TINJAU: Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau Jembatan Sungai Lingkaran di Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan beberapa waktu lalu.(IST)

PONTIANAK POST - Jembatan Sungai Lingkaran yang terletak di Dusun 1 Tanjung Ping-ping, Desa Ulak Medang, Kecamatan Muara Pawan, kondisinya cukup memprihatinkan. Jembatan tersebut membutuhkan perbaikan secepatnya. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau langsung jembatan tersebut.

"Hadir di lapangan jauh lebih bermakna daripada sekadar membaca laporan," kata Alex belum lama ini. Dia menjelaskan, kondisi jembatan memang harus segera diperbaiki. "Saat berdiri di atas jembatan, saya bisa merasakan getaran setiap kali kendaraan melintas dan melihat beberapa titik kerusakan yang perlu segera mendapat penanganan," jelasnya.

Dia mengaku sempat berbincang dengan kepala desa dan beberapa warga yang kebetulan melintas. Warga menyampaikan kecemasannya setiap kali anak-anak berangkat sekolah atau saat para petani mengangkut hasil panen, terutama ketika cuaca kurang bersahabat.

Menurutnya, ini bukan sekadar data teknis, melainkan realitas kenyamanan dan keamanan yang menyangkut aktivitas warga sehari-hari. "Cerita-cerita tulus seperti inilah yang selalu mengingatkan saya betapa pentingnya kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Bupati Ketapang Lantik 12 Pejabat Eselon II Hasil Open Bidding, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Alex menjelaskan, perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan berkeadilan, dengan memprioritaskan titik-titik yang kondisinya paling mendesak untuk keselamatan bersama. Pembangunan harus merata, namun harus tanggap pada urgensi di lapangan.

"Kondisi Jembatan Sungai Lingkaran ini akan segera kami masukkan dalam perencanaan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kita akan kawal bersama agar perbaikannya dapat segera direalisasikan," ungkapnya.

Menurutnya, memperbaiki jembatan ini bukan sekadar urusan beton dan besi. Ini adalah upaya untuk memastikan anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih tenang, para ibu bisa beraktivitas tanpa khawatir, dan para petani bisa mengangkut hasil bumi dengan lancar.

"Tugas kita adalah menyediakan infrastruktur yang layak agar roda perekonomian desa tetap berputar dan warga merasa terlindungi. Aspirasi warga Ulak Medang telah tercatat sebagai bagian dari daftar kebutuhan infrastruktur daerah yang akan kami proses secara adil dan transparan," pungkas Alex. (afi)

Editor : Miftakhair
#Infrastruktur Ketapang #Jembatan Sungai Lingkar #Desa Ulak Medang