Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Momen Bersejarah di Ketapang, Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu dan Ubah Harapan Warga

Ahmad Sofi • Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB
RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Listrik Desa di Desa Pangkalan Suka, Kecamatan Kendawangan, Senin (22/6).(IST)
RESMIKAN : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Listrik Desa di Desa Pangkalan Suka, Kecamatan Kendawangan, Senin (22/6).(IST)

PONTIANAK POST - Tanggal 22 Juni 2026 menjadi momentum yang penuh rasa syukur bagi masyarakat Desa Pangkalan Batu, Kecamatan Kendawangan. Mulai hari itu, listrik milik PLN resmi menyala di desa tersebut.

"Saya berkesempatan hadir langsung menyaksikan kebahagiaan warga yang menyatukan tradisi leluhur Gawai Adat Sapat Taun atas hasil panen padi, sekaligus menyambut resmi mengalirnya arus listrik melalui program PLN Lintas Desa (Lisdes)," kata Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Senin (22/6).

Cakupan interkoneksi jaringan listrik berhasil terpasang dan tersambung mulai dari Sungai Gantang - Kedondong - Pangkalan Batu - Sungai Jelayan di Kecamatan Kendawangan, hingga menjangkau Desa Randai di Kecamatan Marau. Kehadiran listrik ini disambut penuh sukacita dan rasa haru oleh seluruh warga desa.

Baca Juga: Tak Lagi Lewat Pontianak: FlyJaya Buka Rute Langsung Jakarta-Ketapang, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Kalbar

Keberhasilan interkoneksi lintas desa dan lintas kecamatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah. Langkah besar ini berjalan lurus dengan Visi Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri.

"Tercapainya momentum ini tidak lepas dari proses panjang yang saya kawal secara langsung. Ini adalah buah dari perjuangan diplomasi kita di akhir tahun 2025, saat saya menyurati Direktur Utama PLN dan melakukan audiensi khusus dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM," ungkapnya.

Dia menargetkan pada tahun 2029 seluruh desa di Kabupaten Ketapang sudah teraliri listrik secara merata tanpa terkecuali. 

"Langkah strategis tersebut diambil demi menjemput bola dan mempercepat realisasi hak-hak dasar kelistrikan bagi masyarakat pedalaman Ketapang," ujar Alex.

Baca Juga: 12 Jemaah Haji Asal Ketapang Tiba di Tanah Air, Disambut Haru oleh Wabup Jamhuri Amir di Batam

Alex mengapresiasi kerja keras panitia yang dipimpin oleh Alberto Anyab selaku Kepala Panitia dan Damung Adat, serta Kepala Desa Pangkalan Batu, Mansyur. Kehadiran jajaran Forkopimcam Kendawangan beserta jajaran Dewan Adat Dayak juga memperkuat sinergi bahwa kemajuan teknologi bisa berjalan beriringan dengan kelestarian adat istiadat setempat.

Dengan mengalirnya listrik secara interkoneksi, dia menegaskan bahwa ada dampak nyata yang harus segera dioptimalkan oleh seluruh elemen masyarakat. 

"Dengan adanya listrik, ke depan dapat membuka peluang usaha baru yang lebih produktif, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan," harapnya.

Selain itu, dengan masuknya listrik ini anak-anak bisa memiliki fasilitas penerangan yang layak untuk belajar di malam hari demi menyongsong masa depan yang cerah.

"Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan desa serta administrasi pemerintahan desa kedepannya diharapkan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan optimal," ujarnya. (afi)

 

 

Editor : Miftakhair
#desa pangkalan batu #kecamatan kendawangan #listrik pln #Listrik Desa #Alexander Wilyo