Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Bupati Ketapang Ajak Para Ayah Antar Anak ke Sekolah Lewat Gerakan GAMAS

Ahmad Sofi • Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:50 WIB
Alexander Wilyo, mengajak para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. (ISTIMEWA)
Alexander Wilyo, mengajak para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengajak para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 43 Tahun 2026 tentang Dukungan Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Surat edaran yang ditetapkan pada 9 Juli 2026 itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang ingin mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak hari pertama sekolah. Kehadiran ayah dinilai bukan sekadar mengantar, tetapi juga menjadi bentuk dukungan emosional yang dapat membangun semangat dan rasa percaya diri anak saat memulai tahun ajaran baru.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Singkawang Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

"Gerakan GAMAS bertujuan memperkuat peran ayah dalam keluarga, mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi fenomena fatherless," kata Alex.

Dia juga meminta seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, kepala satuan pendidikan, serta pimpinan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan gerakan tersebut. Khusus bagi instansi pemerintah dan dunia usaha, pimpinan diminta memberikan kesempatan kepada pegawai atau karyawan yang memiliki anak usia sekolah untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

"Pengaturan jam kerja diharapkan dilakukan secara proporsional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun operasional instansi dan perusahaan," tegasnya.

Orang nomor satu di kabupaten Ketapang tersebut juga meminta agar camat, lurah, dan kepala desa untuk aktif mensosialisasikan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan serta mendorong partisipasi keluarga melalui berbagai forum kemasyarakatan.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Optimistis Sekolah Rakyat Singkawang Mulai Beroperasi pada September 2026

Di lingkungan sekolah, kepala satuan pendidikan diminta menginformasikan pelaksanaan GAMAS kepada orang tua atau wali murid, memfasilitasi keterlibatan ayah, serta memperkuat kemitraan antara sekolah dan keluarga.

Pemkab Ketapang juga mengimbau seluruh pihak yang berpartisipasi mendokumentasikan pelaksanaan GAMAS dalam bentuk foto. Dokumentasi tersebut dapat diunggah melalui tautan yang telah disediakan pada periode 13–17 Juli 2026. Dengan diterbitkannya surat edaran ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak.

"Kehadiran seorang ayah di hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar, melainkan wujud nyata dari kasih sayang, perhatian, dan komitmen kita dalam meletakkan fondasi masa depan anak-anak kita. Ketahanan keluarga sejati dimulai dari hubungan yang hangat dan harmonis antara orang tua dan anak," ungkap Alex.

Baca Juga: Harisson Tekankan Peran Ayah Bangun Karakter Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Dia menjelaskan, ketika seorang ayah terlibat aktif dalam pengasuhan dan pendidikan, anak akan tumbuh dengan rasa percaya diri yang tinggi, disiplin, serta memiliki karakter yang kuat untuk meraih cita-citanya.

"Mari kita jadikan Gerakan Ayah Mengantar Anak ini sebagai budaya positif yang dimulai dari lingkungan keluarga. Bersama-sama, mari kita wujudkan keluarga yang harmonis, lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, serta generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ajaknya.

Dia berharap semoga setiap langkah anak-anak di hari pertama sekolah menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. "Ayah hadir, anak percaya diri, keluarga berkualitas, Indonesia maju," pungkasnya. (afi)

Editor : Hanif
#hari pertama sekolah #GAMAS #Peran Ayah #Bupati Ketapang #Gemar