MPLS SMA Negeri 3 Ketapang Diisi Edukasi Diskominfo, Siswa Diajak Bijak Bermedia Sosial dan Hindari Hoaks

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 11:10 WIB
Kadiskominfo Ketapang, David, mengedukasi para siswa di SMAN 3 Ketapang terkait bermedia sosial yang baik, Selasa (21/7).(ISTIMEWA)
Kadiskominfo Ketapang, David, mengedukasi para siswa di SMAN 3 Ketapang terkait bermedia sosial yang baik, Selasa (21/7).(ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ketapang memberikan edukasi mengenai pentingnya sopan dan santun bermedia sosial kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 3 Ketapang, Selasa (21/7). Kegiatan itu bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar sekaligus membangun budaya digital yang beradab, aman, dan bertanggung jawab di era perkembangan teknologi informasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ketapang, David, mengajak para siswa untuk memahami bahwa setiap aktivitas di media sosial akan meninggalkan jejak digital yang dapat memberikan dampak bagi diri sendiri maupun orang lain. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dengan mengedepankan nilai-nilai beradab, bertanggung jawab, empatik, aman, dan bermanfaat.

Selain itu, materi yang disampaikan mencakup etika berkomunikasi di ruang digital, perlindungan data pribadi, cara mengenali informasi bohong (hoaks), pencegahan perundungan siber (cyberbullying), hingga konsekuensi hukum akibat penyalahgunaan media sosial.

Baca Juga: Diskominfo dan Polres Singkawang Perkuat Sinergi SIGAP 112 dan Call Center 110, Respons Darurat Dipercepat

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar mampu menjadi generasi digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi," ungkap David.

Dengan memahami penggunaan media sosial yang bijak dan sopan santun, para siswa dapat berperan aktif menciptakan ruang digital yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi etika dan saling menghargai dalam setiap interaksi di media sosial. Selain itu, Diskominfo Kabupaten Ketapang mengadakan kuis interaktif berhadiah untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. 

Para pemateri memberikan sejumlah pertanyaan seputar etika bermedia sosial, jejak digital, perlindungan data pribadi, hingga cara mengenali hoaks. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. (afi)

Editor : Miftakhair
hoaks media sosial Diskominfo Ketapang MPLS 2026 etika bermedia sosial