PONTIANAK POST — Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ) Politeknik Negeri Ketapang (Politap) menggelar sosialisasi penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan infrastruktur di Desa Sukabaru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung pembangunan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan terencana.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut, perangkat desa dan unsur masyarakat dibekali keterampilan praktis dalam menyusun RAB sebagai dasar perencanaan pembangunan fisik desa. Peserta diajak memahami proses perhitungan biaya secara sistematis agar penggunaan anggaran dapat dilakukan secara efisien dan tepat sasaran.
Dosen TRKJJ Politap, Rabiya, yang menjadi narasumber utama, memaparkan tahapan teknis penyusunan RAB, mulai dari analisis harga satuan pekerjaan, estimasi kebutuhan material, hingga metode perhitungan volume pekerjaan konstruksi secara akurat.
Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta yang terdiri atas perangkat desa, kepala dusun, ketua RW, dan ketua RT. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mengenai kendala teknis yang selama ini dihadapi dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa.
Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian Program PKM Kemitraan Pemberdayaan Desa Binaan Politeknik Negeri Ketapang di Desa Sukabaru.
Sebelum sosialisasi dimulai, kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Ketapang, Irianto, didampingi Wakil Direktur I, II, dan III. Turut hadir Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Muh. Anhar, Ketua PKM Kemitraan Pemberdayaan Desa Binaan Firmanillah Kamil, serta para koordinator PKM dari sembilan program studi di lingkungan Politap.
Baca Juga: PKM Program Studi THP Politap Manfaatkan Jeruk Limau untuk Sabun Cuci Piring di Delta Pawan
Kepala Desa Sukabaru, A. Rahman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran civitas akademika Politap yang membawa berbagai program pengabdian bagi masyarakat desanya.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran para dosen dan tim dari Politap. Bantuan, ilmu, serta seluruh program PKM yang dibawakan tentu sangat membantu kami dalam mengoptimalkan potensi desa, menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sukabaru," ujarnya.
Direktur Politap, Irianto, menegaskan bahwa program pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Srikandi PLN Inspirasi Perempuan Muda di POLITAP
"Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kampus kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini melahirkan program-program yang tepat guna serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi desa," katanya.
Sementara itu, Ketua PKM Kemitraan Pemberdayaan Desa Binaan, Firmanillah Kamil, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Prodi TRKJJ menjadi pembuka dari rangkaian program pengabdian yang akan dijalankan di Desa Sukabaru.
Menurutnya, delapan program studi lainnya di Politeknik Negeri Ketapang juga akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat secara bertahap. Seluruh program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas pemerintah desa, meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. (ser/pms).
Editor : Silvina