Bupati Ketapang Alexander Wilyo Ingin Car Free Day Ketapang Jadi Pusat Layanan Publik, Cek Kesehatan Gratis dan UMKM

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 09:56 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mencoba jajanan UMKM yang ada di kawasan CFD, Minggu (26/7). (ISTIMEWA)
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mencoba jajanan UMKM yang ada di kawasan CFD, Minggu (26/7). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Setiap Minggu pagi, mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, ruas jalan mulai dari Taman Kedondong hingga simpang tiga Jalan HOS Cokroaminoto ditutup sementara. Ruas jalan ini dibebaskan dari lalu lintas kendaraan bermotor untuk pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan untuk menikmati ruang publik yang lebih sehat, aman, dan nyaman. Warga memanfaatkan ruang publik tersebut untuk berjalan santai, jogging, bersepeda, mengikuti senam bersama, hingga menikmati suasana pagi bersama keluarga dan sahabat.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dan menikmati CFD berbaur dengan masyarakat. Dia berjalan menyusuri kawasan CFD, menyapa warga, berbincang santai, serta berinteraksi dengan anak-anak, remaja, hingga para orang tua yang memanfaatkan akhir pekan untuk berolahraga dan menikmati ruang publik. Alex juga menyempatkan diri menghadiri launching layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di halaman Gedung Pancasila.

Baca Juga: Warga Pontianak Kini Bisa Cek Kesehatan Gratis Tanpa Harus Datang ke Puskesmas

“Peluncuran layanan ini menjadi langkah awal menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan CFD,” ungkap Alex.

Ke depannya, setiap pelaksanaan CFD akan menghadirkan berbagai layanan publik dari Pemerintah Kabupaten Ketapang. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, mulai dari perekaman KTP elektronik, pelayanan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), aktivasi IKD, hingga layanan administrasi kependudukan lainnya.

“Kehadiran layanan ini diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan tanpa harus meninggalkan aktivitas akhir pekan mereka,” harap Alex.

Di lokasi terpisah, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Warga memanfaatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan sebagai bagian dari upaya deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) sekaligus mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Baca Juga: CFD Sambas Makin Ramai, Jadi Ruang Olahraga Sekaligus Penggerak UMKM dan Ekonomi Warga

Suasana semakin semarak dengan hadirnya puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memenuhi sepanjang kawasan CFD. Beragam kuliner, minuman, hingga produk lokal khas Ketapang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Untuk mendukung kenyamanan bersama, para pelaku UMKM berkomitmen menjaga kebersihan dengan menyediakan kantong sampah secara mandiri.

“Saya meyakini Car Free Day bukan sekadar kegiatan olahraga mingguan. Kawasan ini akan terus dikembangkan sebagai ruang publik yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, mulai dari mendekatkan pelayanan pemerintah, menggerakkan UMKM, hingga mendorong penataan kawasan pedestrian, trotoar, taman kota, dan ruang-ruang publik,” tegasnya. (afi)

Editor : Miftakhair
UMKM kesehatan ketapang cfd