PSBM Manis Mata Resmi Dibuka, Alexander Wilyo Tekankan Pentingnya Melestarikan Marwah Budaya Melayu

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 10:50 WIB
 Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memotong bambu sebagai tanda dibukanya PSBM Manis Mata, Rabu (29/7) malam.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memotong bambu sebagai tanda dibukanya PSBM Manis Mata, Rabu (29/7) malam.

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) di Kecamatan Manis Mata, Rabu (29/7) malam. Acara yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Manis Mata ini berlangsung dari 29 Juli hingga 1 Agustus 2026.

​Pada acara pembukaan, para tamu undangan disuguhkan beragam sajian seni budaya Melayu, seperti penampilan syair gulung, atraksi pencak silat, dan tari-tarian khas Melayu.

Selain pertunjukan seni, momen ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPC Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) untuk tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Manis Mata, Marau, dan Air Upas.

Baca Juga: Wabup Ketapang Tutup PSBM di Mensubang, Dorong Festival Budaya Melayu Jadi Agenda Tahunan Daerah

​"Saya sangat mengapresiasi jajaran panitia dan pengurus DPC MABM Kecamatan Manis Mata. Walaupun dengan waktu singkat, pelaksanaan kegiatan hingga pembukaan dinilai baik dan sukses. Ini menunjukkan bukti kebersamaan yang kuat untuk mencapai hasil yang baik," ungkap Alex.

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan perhelatan budaya ini sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya Melayu sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan Kabupaten Ketapang.

"Dengan semangat persaudaraan, saya yakin masyarakat Ketapang akan terus hidup berdampingan secara harmonis dalam bingkai budaya masing-masing, Bhinneka Tunggal Ika, saling menghormati adat dan budaya, serta bersama-sama membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," ujarnya.

Alex memaknai yang terkandung dalam tema kegiatan PSBM tahun ini. Persaudaraan adalah fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

Baca Juga: Bupati Ketapang Kunjungi Labai Hilir dan Resmikan Situs Keramat Putri Dara Nante

​"Marwah Melayu adalah kehormatan, jati diri, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu. Marwah tersebut tidak akan lekang oleh perubahan zaman apabila terus kita jaga melalui sikap, perilaku, adat istiadat, bahasa, serta seni dan budaya yang kita lestarikan bersama," tegasnya.

Dia menambahkan, ungkapan "menjunjung tinggi tuah' menjadi pengingat bahwa setiap warisan budaya Melayu mengandung kearifan, keberkahan, dan nilai-nilai kehidupan yang patut dijadikan pedoman hidup.

​Acara pembukaan PSBM ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, kepala SKPD, Ketua MABM Ketapang beserta pengurus, anggota DPRD Ketapang, unsur Forkopimcam Manis Mata, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, perwakilan manajemen perusahaan, serta para tamu undangan lainnya. (afi)

Editor : Miftakhair
PSBM Ketapang resmi dibuka ajak masyarakat Lestarikan Budaya Melayu Bupati Ketapang