PONTIANAK POST – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang warga yang dilaporkan hilang saat melintasi kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (5/8) pagi setelah menjalani pencarian semalaman di tengah kepulan asap pekat akibat karhutla.
Korban diketahui bernama Daryono Hadi (60), warga Desa Sengkaharak, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang. Ia ditemukan pada pukul 06.15 WIB dalam kondisi lemah di lokasi yang berjarak sekitar 257 meter di sebelah timur dari titik kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, Made Junetra, mengatakan laporan mengenai hilangnya korban diterima dari petugas Damkar BPBD Kabupaten Ketapang, Karyadi, pada Selasa (4/8) pukul 23.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak segera mengerahkan satu tim Rescue dari Pos SAR Ketapang menuju lokasi kejadian pada pukul 23.18 WIB.
"Tim diberangkatkan menggunakan kendaraan rescue dengan membawa peralatan evakuasi, perlengkapan medis, navigasi, komunikasi, serta Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk mendukung operasi pencarian di lokasi yang dipenuhi asap," ujar Made Junetra, Rabu (5/8) di Sungai Raya
Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa bermula sekitar pukul 21.00 WIB ketika sejumlah warga melintasi jalan di Desa Sungai Pelang. Saat itu, asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan membuat jarak pandang sangat terbatas sehingga rombongan memutuskan berhenti dan menunggu hingga kondisi membaik.
Setelah asap mulai menipis, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang aman. Namun, saat dilakukan pengecekan, Daryono tidak ikut kembali bersama rombongan.
Baca Juga: El Nino Ancam Kalbar dari Dua Sisi: Bukan Cuma Karhutla, Kini Krisis Air Bersih Mulai Meluas
Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi korban tidak ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Ketapang yang selanjutnya meminta bantuan Kantor SAR Pontianak untuk melakukan operasi pencarian.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran sejak Selasa malam hingga Rabu pagi. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika korban ditemukan dalam keadaan selamat di koordinat 1°53'12.83" LS dan 110°7'11.93" BT.
"Korban ditemukan dalam keadaan selamat, namun kondisinya lemah. Selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Sungai Pelang untuk mendapatkan penanganan kesehatan," katanya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup pada pukul 07.05 WIB. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Made Junetra pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. “Asap pekat yang mengurangi jarak pandang juga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi warga yang melintas di kawasan rawan karhutla,” tutupnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair