Doa Bersama di Ketapang, Bupati Alex Minta 20 Kecamatan Waspada Ancaman Karhutla Saat Cuaca Kering

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Bupati dan tokoh lintas agama di Ketapang menggelar doa bersama di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8) malam. (ISTIMEWA)
Bupati dan tokoh lintas agama di Ketapang menggelar doa bersama di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8) malam. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak tokoh lintas agama dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca kering.

Ajakan itu disampaikan dalam doa bersama di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (9/8) malam. Kegiatan diikuti tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Forkopimda, dan masyarakat untuk memohon keselamatan serta berharap hujan segera turun di Ketapang.

Alex mengimbau masyarakat di 20 kecamatan menggelar doa bersama dengan melibatkan tokoh agama. Selain itu, masyarakat diminta menghemat air dan menghindari aktivitas yang dapat memicu Karhutla.

Baca Juga: Karhutla Mengintai Singkawang, Kapolres Minta Warga Waspada dan Segera Laporkan Titik Api ke 110

“Menjaga Ketapang merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah,” kata Alex.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Ia menegaskan kepolisian akan menindak pembakaran lahan yang dilakukan dengan sengaja.

“Kepolisian tidak akan segan menindak tegas dan memproses secara hukum jika ditemukan unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan,” tegasnya.

Ketua PCNU Ketapang Abdullah Al-Faqir juga mengajak masyarakat dan tokoh agama terus berdoa agar hujan segera turun. Pemerintah daerah bersama aparat dan masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan Karhutla. (afi)

Editor : Miftakhair
MENGHEMAT bupati ketapang memberi arahan air warga Karhutla 2026