PONTIANAK POST – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ketapang resmi menetapkan nahkoda kepemimpinan baru. Supriadi terpilih secara aklamasi untuk memimpin PWI Kabupaten Ketapang masa bakti 2026-2029 melalui forum Konferensi Kabupaten (Konferkab) yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Pontianak pada Rabu (12/8/2026).
Jalannya musyawarah pemilihan dipimpin oleh pimpinan sidang Yasmin Umar dengan didampingi dua anggota sidang, yakni Muhammad Al Jauhari Fatria dan Hadi Sudirmansyah. Setelah penetapan ketua terpilih, forum melangkah ke pembentukan tim formatur yang beranggotakan Supriadi, Agustiandi, dan Hadi Sudirmansah. Tim ini mengemban mandat untuk merumuskan susunan lengkap kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang tiga tahun mendatang.
Usai dikukuhkan, Supriadi menyampaikan rasa syukur dan penegasannya bahwa posisi ini merupakan tanggung jawab besar yang wajib dijalankan secara kolektif bersama seluruh pengurus.
Baca Juga: Bersama Polres Kapuas Hulu, PWI Kapuas Hulu Rayakan Hari Pers dengan Anak Yatim
"Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ini amanah yang harus kami emban," ujar Supriadi.
Ia pun berharap PWI Provinsi Kalimantan Barat senantiasa memberikan bimbingan dan arahan agar roda organisasi di tingkat daerah berjalan optimal. Di saat yang sama, Supriadi membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh insan pers yang bertugas di wilayah Ketapang untuk bergabung memperkuat wadah organisasi.
"Kita juga membuka ruang untuk seluruh wartawan yang bertugas di Ketapang untuk bergabung di dalam rumah besar PWI Kabupaten," tegasnya.
Mengawali langkah kepemimpinannya, Supriadi bersama tim formatur bakal segera menggodok deretan program kerja strategis. Langkah ini disiapkan untuk memperkokoh kehadiran dan kontribusi nyata PWI di tengah masyarakat Kabupaten Ketapang. “Kami akan menyusun program kerja. PWI kita kibarkan di Kabupaten Ketapang,” katanya.
Baca Juga: PWI Kalbar Gelar OKK 2026 di Pontianak, Buka Pendaftaran Anggota Baru
Ukir Sejarah Baru PWI di Kalimantan Barat
Terbentuknya kepengurusan PWI Kabupaten Ketapang mendapat sambutan hangat dari Ketua PWI Kalimantan Barat, Kundori. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembentukan ini telah berkoordinasi dengan PWI Pusat serta berpedoman teguh pada AD/ART organisasi.
Kundori menilai peristiwa ini sebagai torehan sejarah penting bagi konsolidasi organisasi PWI di wilayah Kalimantan Barat, di mana saat ini kepengurusan daerah telah resmi terbentuk di dua kabupaten, yakni Ketapang dan Sekadau.
"Ini menjadi sejarah baru di Kalbar. PWI Kabupaten sudah terbentuk di dua kabupaten, Ketapang dan Sekadau," ujar Kundori.
Lebih lanjut, Kundori mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota di Ketapang untuk terus menjaga nilai-nilai jurnalisme positif. Di tengah derasnya arus informasi digital, para wartawan diminta konsisten menerapkan standar kerja profesional dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik.
"Jalankan jurnalisme yang benar di Kabupaten Ketapang. Jangan ikut-ikutan menyebarkan yang bukan jurnalisme. Hal-hal yang sesuai dengan kode etik harus kita jaga bersama," katanya.
Agenda pembentukan ini diakhiri dengan tekad bersama seluruh anggota PWI Ketapang untuk terus menjaga marwah profesi, menjunjung tinggi independensi, dan menyajikan karya jurnalistik yang edukatif serta berimbang bagi publik.
Editor : Miftahul Khair