Jembatan Merah Putih Presisi Ketapang Diresmikan, Pangkas Akses Siswa dan Warga Tempurukan

Uray Ronald • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17 WIB
Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar berfoto bersama para siswa di Jembatan Merah Putih Presisi Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Ketapang, Kamis (13/8/2026).
Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar berfoto bersama para siswa di Jembatan Merah Putih Presisi Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Ketapang, Kamis (13/8/2026). (Humas Polri)

 

PONTIANAK POST — Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diresmikan pada Kamis (13/8/2026).

Peresmian dilakukan melalui Zoom Meeting yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Lokasi peresmian dipusatkan di SMP Negeri 2 Muara Pawan dan dihadiri Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., Kapolres Ketapang, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga.

Kehadiran jembatan tersebut menjadi kabar penting bagi warga Tempurukan karena membuka akses yang sebelumnya terkendala jalur alternatif yang memutar.

Baca Juga: Kapolda Kalbar Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Ketapang dan Salurkan Sembako

Jembatan Permudah Akses Siswa dan Aktivitas Warga

Jembatan Merah Putih Presisi memberikan akses yang lebih mudah bagi siswa dan guru SMP Negeri 2 Muara Pawan.

Selain mendukung aktivitas pendidikan, jembatan tersebut membantu warga menuju perkebunan dan berbagai lokasi aktivitas ekonomi.

Sebelum jembatan dibangun, warga harus menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh.

Kondisi itu membuat mobilitas masyarakat menjadi kurang efisien, terutama bagi warga yang setiap hari beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.

Pembangunan jembatan dilakukan secara swadaya dan gotong royong bersama Polri.

Kehadiran akses baru itu kini membuat mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.

Warga dan Sekolah Sampaikan Apresiasi

Dalam rangkaian peresmian, masyarakat, Kepala Desa Tempurukan, Kepala SMP Negeri 2 Muara Pawan, serta perwakilan siswa menyampaikan apresiasi.

Mereka menilai pembangunan jembatan memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas sehari-hari.

Bagi lingkungan sekolah, akses tersebut terutama membantu memudahkan mobilitas siswa dan guru.

Sementara bagi warga, keberadaan jembatan turut membuka akses yang lebih praktis menuju perkebunan dan lokasi kegiatan ekonomi.

Baca Juga: Buka Akses Warga , Pembangunan Jembatan Garuda di Manis Mata-Ketapang Target Rampung 2 Bulan

Kapolda Kalbar Salurkan Bantuan Sembako

Rangkaian kegiatan diawali kedatangan Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar di lokasi peresmian.

Kapolda kemudian mengikuti foto bersama siswa SMP Negeri 2 Muara Pawan, Forkopimda, dan Forkopimcam.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri untuk membantu meringankan kebutuhan warga.

Penyaluran bantuan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Presiden Prabowo Apresiasi Pembangunan oleh TNI dan Polri

Peresmian dilanjutkan dengan penayangan video selayang pandang proses renovasi Jembatan Merah Putih Presisi.

Presiden Prabowo Subianto kemudian menyampaikan sambutan secara virtual.

Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi jajaran TNI dan Polri atas berbagai pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Presiden menyampaikan sebanyak 3.565 jembatan telah dibangun oleh TNI dan Polri.

Selain pembangunan jembatan, TNI Angkatan Darat juga disebut telah membangun sekitar 3.000 sarana air bersih.

Data tersebut disampaikan Presiden dalam rangkaian peresmian secara virtual.

Baca Juga: Bupati Ketapang Tinjau Proyek Jembatan Riam, Infrastruktur Strategis Ini Ditargetkan Mulai Difungsikan Akhir 2026

Polri Dorong Jembatan Berdampak pada Pendidikan dan Ekonomi

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurut dia, keberadaan jembatan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga.

Pembangunan tersebut juga diharapkan mendukung akses pendidikan serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” katanya.

Bambang berharap jembatan tersebut dapat memberikan kemudahan akses pendidikan bagi siswa dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Dengan beroperasinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Tempurukan kini memiliki akses yang lebih efisien untuk menunjang aktivitas pendidikan, perkebunan, dan kegiatan ekonomi sehari-hari.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Humas Polri
Desa Tempurukan Jembatan Merah Putih Tempurukan jembatan Ketapang Muara Pawan kapolda kalbar