PONTIANAK POST - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Ketapang masih terus terjadi. Kabut asap pun menyebar ke sebagian besar wilayah Ketapang. Salah satu daerah yang masih mengalami Karhutla yakni Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Kebakaran di lokasi ini terjadi sejak dua pekan lalu. Namun, hingga Kamis (13/8), kepulan asap masih keluar dari sisa lahan yang terbakar.
Sulitnya pemadaman ini disebabkan lahan yang terbakar merupakan lahan gambut yang sangat tebal. Gambut yang mengering akibat kemarau membuat api menjalar ke dalam tanah. Tim gabung terus bergantian untuk memadamkan api hingga benar-benar padam. Namun, tim pemadam menemukan kesulitan di lapangan. Mulai dari sulitnya mendapatkan sumber air hingga terbatasnya akses ke lokasi kebakaran. Salah satu anggota pemadam dari BPBD Ketapang, M Karyadi, mengatakan pemadaman api di lahan gambut sangat sulit jika dibandingkan dengan lahan mineral.
“Sulitnya pengendalian lahan gambut, penjalaran terkadang lamban, tapi jika sudah membesar maka akan sulit di kendalikan,” katanya.
Baca Juga: Karhutla Singkawang: 4 Hektare Lahan Terbakar di Naram, Kapolres Turun Langsung Padamkan Api
Meski sulit untuk dipadamkan secara total, dia dan tim tetap berupaya memadamkan api semaksimal mungkin,“Kami masih berusaha mencegah kebakaran agar tidak makin meluas. Kami masih berjuang, minta sehatkan badan dan permudah segala pekerjaan. Semoga bencana ini cepat berakhir.”
Sementara itu, Dinas Kesehatan Ketapang bersama jajaran fasilitas pelayanan kesehatan terus menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan. Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Feria Kowira, mengatakan di Desa Sungai Pelang, Puskesmas Pesaguan turut menyiagakan tenaga kesehatan dan pelayanan di posko sebagai bagian dari dukungan kesehatan selama penanganan Karhutla berlangsung.
Dinas Kesehatan Ketapang juga memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas di wilayah terdampak. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap tersedia. Selain itu, Dinkes juga mendirikan sejumlah pos pelayanan kesehatan di beberapa titik. Di antaranya di Kecamatan Matan Hilir Utara, Muara Pawan, dan Kecamatan Matan Hilir Selatan. (afi)
Editor : Miftakhair