BUMDes Tanjung Matan Didorong Naik Kelas, Politap Latih Literasi Keuangan dan Analisis Usaha

Hanif • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:19 WIB
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Ketapang (Politap) bersama Kepala Desa Suka baru dan Pengurus BUMDes Tanjung Matan, Desa Suka Baru, Kabupaten Ketapang pada kegiatanliterasi keuangan dan analisis kelayakan usaha berbasis digital, Kamis (13/8/2026).
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Agribisnis Politeknik Negeri Ketapang (Politap) bersama Kepala Desa Suka baru dan Pengurus BUMDes Tanjung Matan, Desa Suka Baru, Kabupaten Ketapang pada kegiatanliterasi keuangan dan analisis kelayakan usaha berbasis digital, Kamis (13/8/2026).

PONTIANAK POST - Politeknik Negeri Ketapang (Politap) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Agribisnis membekali pengurus BUMDes Tanjung Matan, Desa Suka Baru, Kabupaten Ketapang, dengan literasi keuangan dan analisis kelayakan usaha berbasis digital.

Pelatihan yang digelar Kamis (13/8/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengurus baru BUMDes dalam mengelola usaha desa secara profesional, transparan, dan berkelanjutan dengan salah satu fokus pendampingan adalah persiapan pengembangan unit usaha pembudidayaan dan peternakan bebek/itik yang akan segera direalisasikan.

Kegiatan mengusung tema “Peningkatan Literasi Keuangan dan Analisis Kelayakan Usaha Berbasis Digital untuk Penguatan Tata Kelola Bisnis BUMDes Tanjung Matan Desa Suka Baru.”

Baca Juga: Prodi Agroindustri Politap Berdayakan Warga Sukabaru: Kulit Udang Disulap Jadi Penyedap Rasa

Kepala Desa Suka Baru, A. Rahman, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Desa Mahadi, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3KM) Politap Muh. Anhar, S.T., M.T., Wakil Direktur I Politap sekaligus Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis Dr. Anto Susanto, Ketua Tim Pengabdian 2026 Firmanilah Kamil, serta jajaran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Program Studi Manajemen Agribisnis.

A. Rahman menyambut baik kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Desa Suka Baru dan Politap sebagai mitra akademis desa binaan. Menurutnya, pengurus baru BUMDes membutuhkan penguatan kapasitas teknis dan manajerial agar mampu mengelola aset serta potensi ekonomi desa secara akuntabel dan produktif.

“Kehadiran akademisi Politap sangat membantu pengurus BUMDes yang baru dilantik ini. Dengan rencana pengelolaan usaha peternakan bebek/itik yang akan berjalan, pendampingan mengenai pencatatan keuangan dan analisis kelayakan usaha menjadi fondasi utama agar bisnis ini tidak sekadar berjalan, tetapi juga profitable dan berkelanjutan,” ujar A. Rahman.

Wakil Direktur I Politap Dr. Anto Susanto mengatakan, perguruan tinggi vokasi memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga: POLNEP Kenalkan Budidaya Lele Berbasis RAS untuk Perkuat Kemandirian Pangan Siswa SMK

Menurutnya, penguatan tata kelola BUMDes harus didukung instrumen manajemen yang mampu membantu pengurus mengambil keputusan berdasarkan data. Literasi keuangan dan analisis kelayakan usaha berbasis digital menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan hal tersebut.

“Pengurus BUMDes yang baru perlu dibekali dengan instrumen tata kelola yang modern. Melalui analisis kelayakan usaha dan literasi keuangan berbasis digital, pengurus dapat memperhitungkan secara presisi estimasi modal, proyeksi arus kas, Break Even Point (BEP), hingga meminimalisir risiko operasional pada unit usaha peternakan bebek yang akan dijalankan,” ungkap Dr. Anto.

Ia menambahkan, penerapan tata kelola berbasis digital diharapkan membuat pengelolaan BUMDes Tanjung Matan menjadi lebih transparan, efisien, sekaligus mampu meningkatkan daya saing usaha.

Sementara itu, Kepala P3KM Politap Muh. Anhar, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui program PKM, Politap berupaya menghadirkan kontribusi langsung bagi penguatan kapasitas masyarakat dan pembangunan desa binaan.

Dalam pelatihan, pengurus BUMDes mengikuti sejumlah sesi materi dan simulasi, termasuk praktik penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital. Pendampingan dilakukan oleh tim dosen, tenaga teknis, dan mahasiswa Program Studi Manajemen Agribisnis Politap.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama saat melakukan simulasi pencatatan transaksi dan pengelolaan keuangan melalui aplikasi digital. Materi tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam operasional BUMDes, khususnya ketika unit usaha peternakan bebek/itik mulai dijalankan.

Melalui pendampingan tersebut, BUMDes Tanjung Matan diharapkan tidak hanya mampu mengelola usaha secara administratif, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menghitung kelayakan investasi, mengendalikan arus kas, dan mengidentifikasi risiko usaha.

Kolaborasi Politap dan Pemerintah Desa Suka Baru ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun BUMDes Tanjung Matan sebagai salah satu pilar ekonomi desa yang profesional, mandiri, dan akuntabel. (ser/pms)

Editor : Hanif
pengurus bumdes tanjung matan keuangan digital bumdes politap