Di Tengah Karhutla, Pemkab Ketapang Gelar Doa Bersama Memohon Hujan Turun

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Para tokoh lintas agama menggelar doa bersama pada upacara HUT ke-81 RI di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (17/8). (ISTIMEWA)
Para tokoh lintas agama menggelar doa bersama pada upacara HUT ke-81 RI di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (17/8). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Di sela-sela upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati Ketapang, Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar doa bersama. Doa bersama tersebut dihadiri oleh para tokoh agama yang ada di Ketapang. Doa dipimpin oleh Kantor Kementerian Agama Ketapang dengan didampingi para pemuka agama. Seluruh peserta upacara menundukkan kepala, memohon kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang agar Bumi Tanah Kayong segera diberkahi guyuran hujan untuk mengakhiri kemarau panjang, kekeringan, serta Karhutla.

Secara khusus, doa juga dimohonkan untuk keselamatan, kesehatan, dan kekuatan bagi para petugas gabungan serta relawan yang sedang berjuang pantang menyerah memadamkan api di lapangan.

“Peringatan HUT ke-81 RI ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan Ketapang hidup dalam kepedulian, kebersamaan, dan ketulusan doa,” ungkap Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.

Baca Juga: Sambut HUT Kejaksaan RI ke-80, Kejari Kapuas Hulu Gelar Doa Bersama

Alex juga mengimbau kepada masyarakat Ketapang untuk tidak membakar lahan, apapun kepentingannya. Di mana di saat musim kemarau seperti saat ini, sedikit saja api tersulut maka akan sulit untuk dipadamkan.

“Mari kita bersama-sama menjaga Ketapang, karena Ketapang ini adalah rumah besar bagi kita bersama, rumah yang harus kita jaga dan rawat agar senantiasa aman, damai dan tetap sehat,” ajak Alex. (afi)

Editor : Miftakhair
HUT RI ke-81 kemarau 2026 karhutla pemkab ketapang