PONTIANAK POST - Darma resmi menjabat Kepala Dinas Pendidikan Ketapang. Pelantikan dipimpin oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, di Kantor Bupati Ketapang, Senin (24/8) sore. Darma menggantikan Ucup Supriatna yang sedang dalam tahan pemulihan karena sakit. Sementara Ucup selanjutnya akan mengisi kursi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan. Alex mengapresiasi atas pengabdian Ucup selama memimpin Dinas Pendidikan. Dia juga mendoakan agar Ucup segera pulih dan dapat kembali beraktivitas bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.
"Terima kasih kepada Pak Ucup. Mudah-mudahan segera sembuh dan bisa kembali bersama kita," ucap Alex.
Kepada Darma, Alex meminta agar segera melakukan penyesuaian dan mengambil langkah konkret. Dinas Pendidikan merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, salah satu tugas utama yang harus menjadi perhatian adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ketapang.
Baca Juga: Karhutla Picu Kabut Asap, Dinas Pendidikan Singkawang Imbau Siswa dan Guru Pakai Masker Saat Sekolah
"Saya minta segera lakukan langkah dan penyesuaian. Ini OPD strategis. Tugas utamanya bagaimana IPM Ketapang terus naik," pesan Alex.
Menurutnya, IPM Ketapang menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Karena itu, sektor pendidikan harus terus diperkuat agar peningkatan tersebut berlanjut. Dia turut meminta Darma turun langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi pendidikan di seluruh wilayah Ketapang. Mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP. Pemetaan itu mencakup kondisi sarana dan prasarana, jumlah serta distribusi tenaga pendidik hingga kebutuhan masing-masing sekolah.
Alex menekankan agar Dinas Pendidikan membangun satu sistem basis data pendidikan yang terus diperbarui. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan. Terutama untuk memastikan distribusi guru lebih merata hingga ke wilayah hulu dan hilir Ketapang. Dia tidak ingin masih ada sekolah yang hanya mengandalkan satu orang guru.
"Kondisi guru juga harus diketahui. Distribusi guru harus merata, dari hulu sampai hilir. Saya tidak mau lagi ada sekolah yang hanya diisi satu orang guru," tegasnya.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Buka Job Fit untuk Isi Jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Perumahan yang Kosong
Alex juga menambahkan pembangunan sektor pendidikan memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Ketapang. "Dunia pendidikan menjadi salah satu penentu kemajuan Ketapang," ujarnya. (afi)
Editor : Miftakhair