PONTIANAK POST - Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) menyalurkan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang, pada 9 Agustus 2026.
Manager CSR, Ari Djanuar Prasetyo, mengatakan bantuan CSR tersebut merupakan bagian dari komitmen WHW untuk dapat berkontribusi dalam penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Kami berharap bantuan ini dapat mendukung pemerintah dan petugas di lapangan dalam menghadapi karhutla," ujar Ari.
Baca Juga: Sumur Bor Dibangun di Titik Rawan Karhutla Batu Buil, Pasokan Air untuk Pemadaman Dipersingkat
Dukungan CSR WHW juga diperluas kepada masyarakat, khususnya di tengah kondisi Karhutla dan dampak asap. Tidak hanya terkait karhutla, WHW juga merespons kebutuhan dasar masyarakat akibat kekeringan. Selain melalui program CSR, WHW mengambil peran aktif dalam penanganan Karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan. WHW mengerahkan berbagai sarana dan prasarana, antara lain dua unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mobil patroli security, dua unit ekskavator, satu unit tangki air, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Pada kondisi tertentu, tim juga menerapkan metode re-wetting and cooling, penyekatan, serta mud mixing and extreme cooling isolation pada area gambut yang masih memiliki potensi bara api. Penanganan tersebut dilakukan untuk mendinginkan area, membatasi pergerakan api, sekaligus mengurangi potensi munculnya kembali titik api.
Dalam pelaksanaan penanganan karhutla, tim WHW juga merespons permintaan bantuan dari masyarakat ketika kebakaran mendekati permukiman. Pada 28 Juli 2026, Tim Damkar WHW bersama Security dan dukungan kendaraan tangki air merespons permintaan bantuan dari Manggala Agni Kecamatan Kendawangan dan masyarakat untuk melakukan pemadaman di Dusun Sungai Gantang.
Respons kembali dilakukan pada 7 Agustus 2026, ketika masyarakat Dusun Sungai Tengar meminta bantuan karena kebakaran lahan telah mendekati permukiman warga. Tim Damkar dan Security WHW kemudian diterjunkan untuk membantu pemadaman bersama tim pendukung dan masyarakat. Pada 8–10 Agustus 2026, tim WHW kembali melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik api yang muncul di area selatan, timur, dan utara perusahaan.
Baca Juga: Warga Empanang dan Babinsa Gotong Royong Padamkan Karhutla, Api Dicegah Agar Tak Meluas
Perwakilan Manajemen WHW untuk penanganan karhutla, Manager Security PT WHW, Hendra Wattimena mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya melakukan pemantauan dan penanganan di area operasional, tetapi juga merespons kebutuhan masyarakat ketika kebakaran mendekati permukiman.
"WHW juga merespons permintaan dari warga dan masyarakat yang membutuhkan bantuan pemadaman. Kami bersama Tim Damkar melakukan pemadaman dengan dibantu elemen masyarakat," ujar Hendra.
Kepala BPBD Ketapang, Yunifar Purwantoro, mengapresiasi dukungan yang diberikan WHW dalam menghadapi kondisi karhutla di Ketapang.
"BPBD Ketapang menyampaikan apresiasi kepada PT WHW yang menjadi perusahaan pertama yang memberikan dukungan bantuan secara cepat kepada BPBD dalam menghadapi kondisi karhutla di wilayah Kabupaten Ketapang," ujar Yunifar. (*/afi)
Editor : Miftakhair