Bupati Ketapang Tekankan Sinergi Pemerintah dan Ulama Hadapi Berbagai Tantangan

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 10:46 WIB
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan sambutan saat menghadiri Maulid Nabi yang digelar PCNU Ketapang, Kamis (10/9) malam. (ISTIMEWA)
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan sambutan saat menghadiri Maulid Nabi yang digelar PCNU Ketapang, Kamis (10/9) malam. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ketapang, Kamis (10/9) malam. Bupati berharap momentum peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana bagi seluruh umat Islam untuk semakin meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kegiatan peringatan Hari Santri yang nanti akan digelar oleh PCNU Ketapang.

“Saya senang bisa berada di tengah-tengah para alim ulama, karena saya memahami bagaimana rekam jejak sejarah NU dan petunjuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Baca Juga: Maulid Nabi Jadi Momentum, Edi Kamtono Ajak Warga Hadapi Kemarau dan Kabut Asap Bersama

Bupati menegaskan, kehadiran Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi Nahdlatul Ulama bersama para tokoh agama dalam menjaga, membangun, dan merawat Negara Republik Indonesia, khususnya Ketapang. Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dengan para alim ulama dan tokoh agama dalam menjalankan pemerintahan, melayani masyarakat, serta menjaga daerah dari berbagai persoalan dan tantangan.

Dalam kesempatan itu, dia turut menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, pengurus masjid, serta pengurus pondok pesantren yang telah melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang. Bupati menyampaikan bahwa kondisi pencemaran udara telah mencapai tingkat yang memerlukan perhatian serius sehingga diperlukan langkah bersama untuk melindungi masyarakat dari dampak asap Karhutla.(afi)

Editor : Hanif
maulid nabi Alexander Wilyo karhutla ketapang PCNU Ketapang