PONTIANAK POST - Kabut asap di Kota Ketapang semakin pekat. Dini hari hingga pagi hari, kabut asap terasa lebih pekat dan dapat mengurangi jarak pandang. Pada kondisi tertentu, angin yang lebih lemah membuat asap sulit menyebar sehingga terkonsentrasi di dekat permukaan.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Mengingat kondisi udara sangat tidak sehat.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan. Partikel asap yang terhirup dapat menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari mata perih, batuk, iritasi tenggorokan, hingga gangguan pernapasan," ajak Alex.
Baca Juga: Right to the City: Kabut Asap dan Hak atas Udara Bersih di Pontianak
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi ini.
Alex mengajak untuk saling menjaga, mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, memperbanyak minum air putih, dan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Dia juga mengajak untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, jangan membakar sampah sembarangan, jangan membuang puntung rokok sembarangan, dan segera laporkan jika melihat titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran. (afi)
Editor : Miftahul Khair