PONTIANAK POST - Bupati Ketapang Alexander Wilyo menerima kunjungan sekaligus perkenalan Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama di Ruang Kerja Bupati Ketapang, Kamis (17/9). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemkab Ketapang dan Polres Ketapang.
Pembahasan utama dalam pertemuan tersebut terkait pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ketapang. Upaya ini membutuhkan keterlibatan seluruh unsur mengingat luas wilayah dan adanya kawasan yang rawan kebakaran.
Langkah yang menjadi perhatian bersama meliputi pemetaan dan pemantauan wilayah rawan, peningkatan patroli dan pengawasan, penguatan deteksi dini, serta kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pemadaman.
Baca Juga: Pemprov Kalbar Salurkan 2.000 Paket Logistik untuk Empat Kabupaten Terdampak Karhutla
Apabila terjadi kebakaran, penanganan cepat dan terpadu diperlukan agar api tidak meluas. Koordinasi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, perusahaan, pemerintah desa, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat respons di lapangan.
Pencegahan juga diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan secara tidak terkendali. Warga diharapkan aktif melaporkan potensi maupun kejadian kebakaran sedini mungkin.
Bupati Alexander Wilyo menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.
“Pemerintah daerah bersama jajaran terkait akan terus mendorong langkah-langkah preventif, kesiapsiagaan, serta penanganan yang cepat dan terukur,” ungkap Alex.
Menurutnya, penanganan Karhutla juga berkaitan dengan perlindungan lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi.
Melalui penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan, pencegahan dan penanganan Karhutla di Ketapang diharapkan berjalan lebih terpadu dan optimal. (afi)
Editor : Hanif