PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, membuka pasar murah sekaligus penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat Ketapang. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepakat, Kecamatan Delta Pawan, Selasa (22/9). Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng.
Paket sembako yang secara normal bernilai sekitar Rp130.000 tersebut dapat dibeli masyarakat hanya dengan harga Rp50.000. Harga tersebut merupakan hasil subsidi pemerintah dan dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Kalbar. Untuk mendapatkan paket sembako, masyarakat terlebih dahulu mengambil kupon antrean yang telah disiapkan panitia. Warga kemudian diarahkan untuk mengikuti antrean secara tertib.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, mengatakan kunjungannya ke Ketapang salah satunya untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah tersebut. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus berupaya mencari solusi bersama agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat.
Baca Juga: TP PKK Kalbar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya
"Kita akan mencarikan solusi supaya api cepat padam," ujarnya.
Menurutnya, persoalan Karhutla juga berdampak pada kondisi masyarakat, terutama dengan terjadinya kekeringan dan kondisi asap yang belum sepenuhnya hilang. Gubernur mengajak masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut dengan memperbanyak istigfar dan berdoa serta tidak saling menyalahkan. Selain penanganan Karhutla, Norsan menyebut pasar murah digelar sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
"Pasar murah ini tujuannya untuk menekan inflasi, supaya masyarakat punya daya beli. Kita jual dengan harga murah dengan tujuan membantu masyarakat Kabupaten Ketapang," ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar mengikuti antrean dengan tertib sehingga seluruh proses pembelian dapat berjalan lancar. Usai membuka pasar murah, Norsan kemudian melanjutkan kegiatan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan secara simbolis melalui pengisian air ke dalam wadah oleh Gubernur Kalbar.
Baca Juga: Karhutla di Ketapang Makin Mendesak, Kekeringan 83 Hari dan Sembilan Pelaku Diproses Hukum
Penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan di tengah musim kemarau dan persoalan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. (afi)
Editor : Miftahul Khair