Pemkab Ketapang Gandeng Solidaridad, Bentang Alam Berkelanjutan Jadi Fokus Kerja Sama Daerah

Ahmad Sofi • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 11:38 WIB
Sekda Ketapang, Repalianto, memaparkan draft rencana kerja sama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia secara daring, Rabu (23/9). (ISTIMEWA)
Sekda Ketapang, Repalianto, memaparkan draft rencana kerja sama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia secara daring, Rabu (23/9). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Ketapang membahas draft kesepakatan bersama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia. Kerja sama tersebut terkait kajian, pengembangan, dan promosi bentang alam berkelanjutan di Ketapang. Pembahasan kerja sama tersebut berlangsung secara daring dan diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, Rabu (23/9).

Dalam rapat tersebut, kedua pihak membahas substansi draft kesepakatan bersama sebagai landasan kolaborasi dalam mendukung kajian, pengembangan, serta promosi potensi bentang alam berkelanjutan di Ketapang.

Repal mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan dan pengembangan potensi alam di Ketapang agar memberikan manfaat yang lebih optimal.

Baca Juga: Paradoks Kalbar: Sumber Daya Alam Melimpah tetapi Pengangguran Naik, Ini dari Data BPS

“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mengelola potensi yang ada di Kabupaten Ketapang. Potensi yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat secara optimal kalau tidak dikelola dengan baik,” kata Repal.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan karena pemerintah daerah tidak dapat mengelola dan memanfaatkan seluruh sumber daya alam yang dimiliki Ketapang secara sendiri. Dia menegaskan, pelaksanaan kerja sama harus tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan menjadi prinsip utama dalam setiap bentuk kerja sama pemerintah daerah dengan pihak lain.

“Apapun bentuk kerja sama kita, saya hanya inginkan harus sesuai koridor aturan yang berlaku. Itu yang utama. Kita sama-sama berharap, kita bersepakat, kita taat dan patuh terhadap aturan ini. Jangan sampai ada kesepakatan kita yang melanggar aturan,” tegasnya.

Dia berharap kerja sama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia dapat memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya dalam pengelolaan, pengembangan, dan promosi bentang alam berkelanjutan. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Solidaridad Network Indonesia yang mengambil peran dalam mendukung upaya pengembangan Kabupaten Ketapang melalui kerja sama tersebut. (afi)

Editor : Miftahul Khair
Bentang Alam Berkelanjutan Pengelolaan Sumber Daya Alam Solidaridad Network Indonesia ketapang pemkab ketapang