PONTIANAK POST - Ketapang mengalami kekeringan ekstrem. Selama hampir 3 bulan tak diguyur hujan, Ketapang menjadi sangat gersang. Lahan menjadi kering dan mudah terbakar. Akibatnya, kabut asap menyelimuti Ketapang setiap hari.
Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Feria Kowira, mengatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus dimaksimalkan di semua Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit.
“Dinas Kesehatan Ketapang terus memastikan pelayanan kesehatan tetap hadir bagi masyarakat. Terlebih lagi di tengah kabut asap dan cuaca kemarau ekstrem seperti sekarang ini,” kata Feria.
Baca Juga: Polsek Kembayan Bagikan 650 Masker kepada Pelajar, Cegah Dampak Asap Karhutla
Tak hanya di Puskesmas, tim medis juga memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada para relawan pemadam api di Posko Kesehatan Karhutla. Relawan yang bekerja siang dan malam mendapatkan perhatian dari tim medis. Dia menjelaskan, pelayanan kesehatan akan terus diperkuat selama kondisi Karhutla dan kabut asap masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kurang baik, serta segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan.
“Selain posko kesehatan, sejumlah Puskesmas juga menyediakan Rumah Oksigen sebagai salah satu bentuk dukungan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di tengah kondisi kabut asap,” paparnya.(afi)
Editor : Miftahul Khair