Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pernikahan Siri Berujung Terungkap, Intan Anggraeni Laporkan Pasangan yang Ternyata Perempuan Usai Malam Pertama

Basilius Andreas Gas • Jumat, 10 April 2026 | 20:26 WIB
Intan Anggraeni menunjukkan bukti laporan kasus yang menimpanya kepada pihak berwenang. (FOTO: Nabila Amelia / RADAR MALANG GRUP JAWA POS)
Intan Anggraeni menunjukkan bukti laporan kasus yang menimpanya kepada pihak berwenang. (FOTO: Nabila Amelia / RADAR MALANG GRUP JAWA POS)

PONTIANAK POST – Fakta mengejutkan terungkap dari pernikahan siri yang dialami Intan Anggraeni, warga Kota Malang, Jawa Timur, setelah ia mengetahui identitas asli pasangannya pada malam pertama usai akad berlangsung.

Perempuan asal Kecamatan Blimbing itu memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Erfastino Reynaldi Malawat, sosok yang selama ini dikenalnya sebagai pria dan menikahinya pada 3 April 2026. Fakta sebenarnya terbongkar hanya beberapa jam setelah pernikahan dilangsungkan.

“Saya mengadu kepada keluarga sambil menangis,” ujar Intan, seperti dilansir dari Radar Malang Grup Jawa Pos, Kamis (9/4).

Hubungan keduanya bermula pada Februari 2026, saat Intan bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke di Kota Batu. Erfastino yang kerap datang mengaku berasal dari Manado dan tinggal di Jakarta Utara, serta bekerja sebagai konsultan proyek sekaligus pemilik agensi.

Selama menjalin hubungan, Intan mengaku tidak menemukan kejanggalan. Dari penampilan hingga suara, Erfastino dinilai menyerupai pria pada umumnya. Ia juga kerap memberikan sejumlah hadiah dan uang kepada Intan.

Kedekatan mereka berlanjut hingga resmi berpacaran pada 14 Februari 2026. Dalam masa itu, Erfastino sering menjemput dan mengantar Intan, baik ke rumah maupun tempat kerjanya.

Menurut kerabat Intan, Eko NSR, salah satu alasan korban menerima lamaran adalah janji untuk membiayai pengobatan kakinya ke Thailand. Selain itu, ada pula iming-iming hadiah mewah, mulai dari rumah hingga mobil sport.

Erfastino juga mengaku telah menyiapkan pernikahan secara mewah melalui event organizer. Namun, hingga menjelang hari pernikahan, tidak pernah ada proses persiapan seperti survei atau pengepasan busana.

Situasi berubah saat Erfastino menyampaikan kabar duka pada 2 April, yang disebut sebagai alasan mempercepat pernikahan. Keduanya kemudian melangsungkan pernikahan siri sehari setelahnya di rumah orang tua Intan.

Kenyataan mengejutkan terungkap pada malam pertama, ketika Intan mengetahui bahwa pasangan yang dinikahinya bukanlah seorang pria.

Keluarga kemudian meminta Erfastino meninggalkan rumah pada 5 April. Setelah itu, yang bersangkutan sempat mencoba menghubungi Intan melalui pesan singkat dan mendatangi rumah, sebelum akhirnya menghilang.

Pihak keluarga pun menelusuri latar belakang Erfastino, termasuk klaim aset dan rencana resepsi di sebuah hotel di Malang, namun tidak ditemukan bukti yang mendukung.

Intan akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polresta Malang Kota pada 8 April 2026. Ia juga mengungkapkan sempat mendapat ancaman akan dilaporkan balik terkait viralnya kasus tersebut, serta permintaan pengembalian uang dan barang yang pernah diberikan selama berpacaran.

Sebelumnya, Erfastino juga sempat meminta Intan meminjam uang Rp1,5 juta untuk keperluan pernikahan, meski di sisi lain menjanjikan pesta besar dengan gaun rancangan Ivan Gunawan dan hiburan dari sejumlah artis seperti Judika dan NDX A.K.A.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian untuk mengungkap dugaan penipuan dan identitas pelaku secara menyeluruh. (*/bas)

 

Editor : Basilius Andreas Gas
#pernikahan siri #malam pertama #jalur hukum #pasangan #Malang