Jesslyn Wijaya Lay Atlet Golf Putri Diduga Diculik, Polres Metro Jakarta Pusat Dalami Fakta dan Kumpulkan Alat Bukti

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 08:13 WIB
Ilustrasi olahraga golf. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama/aa)
Ilustrasi olahraga golf. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama/aa)

PONTIANAK POST- Polres Metro Jakarta Pusat mulai menyelidiki laporan dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang dilaporkan terjadi saat korban menghadiri acara ulang tahun keluarganya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Saat ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi,” kata Roby dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Menurut Roby, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan dugaan peristiwa tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Andi Darti, mengatakan dugaan penculikan terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dihimpun pihak pelapor, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, korban diduga ditutup matanya lalu dibawa dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.

“Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Andi.

Sejak kejadian itu, kata Andi, Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi oleh keluarga maupun rekan-rekannya. Telepon seluler yang diduga digunakan korban juga disebut sudah tidak dapat diakses.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak pelapor, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.

Selain itu, pihak keluarga juga memperoleh informasi yang masih memerlukan verifikasi bahwa korban diduga melakukan perjalanan ke Malaysia melalui Semarang pada 14 Juli 2026.

Di sisi lain, pelapor juga menerima informasi bahwa perangkat telepon seluler yang diduga milik korban masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran.

Andi menegaskan seluruh informasi tersebut masih harus dipastikan kebenarannya melalui proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

“Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
Polres Metro Jakarta Pusat atlet golf Jesslyn Wijaya Lay Penculikan