Oleh warga sekitar, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit sementara tim pemadam kebakaran turun berjibaku menjinakkan kobaran api. Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Setyo Pramulyanto, membenarkan peristiwa kebakaran dua speedboat tersebut.
Setyo menjelaskan, berdasarkan keterangan korban Dwi Santoso, speedboat Etana ukuran 200PK sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di dermaga milik Pendi.
"Berdasarkan keterangan korban pertama, pengisian minyak menggunakan selang dari jeriken di atas kap speedboat sebanyak 180 liter," kata Setyo, ketika dihubungi Pontianak Post.
Sementara pada saat itu, lanjut Setyo, korban kedua, yakni Frengki berada di speedboat untuk membetulkan kabel aki yang dalam kondisi kendor. Di waktu bersamaan, Dwi Santoso diketahui sedang mengisi BBM dari atas kap dengan menggunakan selang menuju tangki speedboat.
Tiba-tiba kabel yang dilekatkan di aki memercikkan api dan langsung menyambar uap BBM yang sedang dalam proses pengisian. Akibatnya, speedboat Ertana pun kebakaran.
"Kebakaran di speedboat pertama itu langsung merambat ke speedboat Arsila Expres 500PK, milik warga Pontianak yang posisinya tidak jauh," ungkap Setyo.
Ia mengungkapkan, akibat kejadian itu, dua orang yakni Dwi Santoso dan Frengki mengalami luka bakar ringan dan terbentur di kaca speedboat.
"Korban langsung dilarikan dan sudah ditangani di rumah sakit. Masih dalam perawatan dan nanti akan dirawat di rumah. Sementara korban lainnya, Frengki mengalami luka bakar ringan dan sudah diperbolehkan pulang," terangnya.
Setyo menjelaskan, kebakaran tersebut diduga diakibatkan percikan api dari kabel aki yang kendor sehingga menyambar uap BBM yang sedang diisi oleh korban Dwi Santoso.(adg) Editor : Misbahul Munir S