Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Djauhari yang memimpin sidang parade tingkat panda ini mengatakan, para pemuda berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Sebelumnya para pemuda tersebut dipastikan dia, telah melewati berbagai seleksi diantaranya administrasi, kesehatan dan kesamaptaan jasmani.
"Sidang ini merupakan seleksi awal panitia untuk memilih calon yang memenuhi syarat sebelum mengikuti seleksi tingkat Panpus," katanya.
Kasdam saat membacakan sambutan Pangdam mengatakan bahwa di masa mendatang, TNI akan menghadapi beragam tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Maka, lanjut Kasdam, tahapan seleksi ini harus dilaksanakan secara selektif, objektif, dan transparan untuk dapatkan prajurit yang berkualitas, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas di masa depan.
"Karena kita tahu, penyediaan prajurit merupakan bagian dari pembinaan prajurit yang bertujuan untuk mendapatkan prajurit TNI AD sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan organisasi," kata Kasdam.
Selaku pimpinan sidang, Kasdam menegaskan kepada segenap anggota tim, agar memegang teguh disiplin, moral dan etika selama tahap seleksi. Tidak ada istilah titipan, KKN, mafia calo, dan perilaku tidak terpuji lainnya. Kemudian dia juga berpesan agar selalu menjunjung tinggi objektivitas, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, transparan, dan akuntabel.
"Ingat kita tidak hanya akan bertanggung jawab pada organisasi TNI dan negara saja, namun kita akan bertanggung jawab pada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga saya yakin dengan dilandasi oleh niat, tekad dan rasa tanggung jawab, Sidang Parade ini akan berjalan dengan baik," tegasnya mengakhiri. (mrd) Editor : Misbahul Munir S