"Penemuan Korban atas laporan oleh warga setempat yang menginformasikan adanya sesosok manusia yang mengambang di tengah sungai tepatnya di depan pelabuhan senghie pontianak atau 3 nautical mile dari lokasi kejadian,” jelas Ade, Kamis (3/11) di Sungai Raya.
Dengan adanya laporan tersebut lanjut Ade, pihak Kepolisian bersama Basarnas, Potensi SAR Damkar Borneo, Relawan Siap, Pon Tren Mazahirul Haaq, Masyarakat dan Keluarga korban bergerak menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi jenazah Yopi. “Selanjutnya Jenazah Yopi diserahkan kepada pihak keluarga dan rencananya akan dibawa ke pondok Pesantren Mashahirul Haq untuk dimakamkan,” jelas Ade.
Di kesempatan yang sama, Ade pun mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu dalam pencarian jenazah Yopi dari awal hingga diketemukan. “Mari kita doakan semoga korban diberikan tepat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada (28/10) Yopi sang motoris yang sekaligus seorang santri mengangkut 15 santri mengikuti kegiatan wisata susur sungai dengan menggunakan sampan Kato. Tiba-tiba dari arah yang berlawanan melintas sebuah speed boat dengan kecepatan tinggi dan berdampak terjadinya gelombang tinggi, dikarenakan sampan kato muatan penuh akibatnya jurumudi tidak bisa menjaga keseimbangan dan sampan kato tenggelam tepatnya di Sungai Kapuas Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya sekitar pukul 09.30 WIB. (ash) Editor : Misbahul Munir S