“Terima kasih dan apresiasi atas pertemuan dalam rangka sosialisasi bagaimana kita menertibkan administrasi kependudukan bagi keluarga kita ini. Bagaimana administrasi kependudukan ini sangat penting apalagi bagi kita daerah hinterland yang sangat luar biasa mobilitas penduduknya,” ucap Yusran, baru-baru ini saat menghadiri Sosialisasi Percepatan Kepemilikan Dokumen Kependudukan Melalui Satuan Pendidikan, di Aula SMP Negeri 04 Kecamatan Sungai Ambawang.
Menurut Yusran, di sektor pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan sangat dibutuhkan. Satu di antaranya, sebut dia, berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi anak-anak yang baru lahir.
“Jika administrasi kependudukannya tidak genah, akhirnya anak baru lahir tidak bisa masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akibatnya tidak bisa mendapatkan layanan BPJS,” jelasnya.
Sama halnya, lanjut dia, pelayanan kesehatan lainnya juga tidak dapat diberikan jika dokumen administrasi kependudukan tidak lengkap. Dia memisalkan, untuk mendapatkan pelayanan gratis di seluruh Puskesmas di wilayah Kubu Raya, maka warga harus memiliki Kartu Tanda Penduduk Kubu Raya.
“Di Kubu Raya pelayanan kesehatan di Puskesmas digratiskan. Syaratnya harus dapat menunjukkan KTP Kubu Raya. Makanya administrasi kependudukan sangat penting karena juga menjadi syarat untuk mendapatkan pelayanan,” ucapnya.
Selain itu di sektor pendidikan, administrasi kependudukan juga menjadi bagian yang tak terpisahkan. Kesinambungan pendidikan, menurut dia, mensyaratkan adanya administrasi kependudukan yang tertib. Lebih jauh menyangkut sektor pendidikan ini, Yusran menyatakan administrasi kependudukan menjadi sebuah hal yang krusial. Karena, diungkapkan dia, akan berhubungan dengan upaya menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya dalam menyambut era bonus demografi pada 2030 mendatang. “Terlebih bagi Kubu Raya yang pertumbuhan penduduknya sangat cepat,” kata dia.
Kata dia, ada yang dinamakan bonus demografi sebagai implikasi dari pertumbuhan penduduk usia produktif yang sangat tinggi. Artinya, dia menambahkan, pada saat itu persaingan yang terjadi akan sangat luar biasa. Karena usia kerja lebih banyak, maka akan terjadi persaingan yang luar biasa.
“Lalu apa yang bisa dipersiapkan untuk anak-anak kita yang akan memasuki persaingan yang sangat ketat? Bagaimana menyiapkan generasi supaya bisa bersaing? Tentu jalan yang utama adalah melalui pendidikan. Tentu ini membutuhkan administrasi kependudukan yang tertib. Anak-anak dilengkapi dengan administrasi kependudukan yang baik,” pungkas Yusran. (ash) Editor : Misbahul Munir S