“Jalan poros Padang Tikar-Tanjung Harapan ini sekarang Alhamdulillah. Sebelum tahun 2020 kondisinya rusak berat. Tetapi sejak 2020 telah terbangun dengan baik. Kemudian di jalan poros Tanjung Harapan yang sebelumnya juga tidak pernah tersentuh,” ujar Fajri pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tingkat Kecamatan Batu Ampar di Aula Kantor Camat Batu Ampar, Selasa (21/2).
Fajri melanjutkan, begitu pula dengan jalan poros Desa Tasikmalaya yang sebelumnya sangat rusak. Namun pada 2021 jalan tersebut sudah diperbaiki oleh pemerintah kabupaten. Hal yang sama juga terjadi pada jalan poros Batu Ampar-Padang Tikar. “Alhamdulillah inilah di antara pembangunan-pembangunan yang dinikmati masyarakat di Batu Ampar sejak 2019 lalu,” ucapnya.
Dia Fajri juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang ia nilai telah banyak melakukan terobosan dan inovasi dalam hal pelayanan publik. Di antaranya pengurusan administrasi kependudukan yang kini bisa diselesaikan di kantor camat, sehingga meringankan masyarakat dalam hal waktu, biaya, dan tenaga.
Selain itu juga, dia menambahkan, inovasi Seledri (Selesai dalam Sehari) yang berfokus kepada penerbitan dokumen kependudukan yang terintegrasi dengan dokumen kependudukan lainnya dalam satu hari pengajuan. Fajri mengatakan, masyarakat Batu Ampar juga sangat terbantu dengan adanya program pengobatan gratis di Puskesmas. “Ini juga terobosan dari Pak Bupati. Banyak sekali inovasi yang sifatnya berpihak kepada masyarakat yang harus kita apresiasi,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan pemerintah kabupaten akan melanjutkan pembangunan jalan-jalan poros di kecamatan. Selain itu juga pembangunan jembatan dan renovasi jalan rusak. “Prinsipnya bahwa daerah ini pembangunannya dilakukan secara proporsional,” kata Muda.
Muda menuturkan, terkait kerusakan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Batu Ampar, ia menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Bahkan menurutnya, kerusakan itu justru menunjukkan tingginya mobilitas orang dan barang yang menjadi salah satu indikasi bergeraknya perekonomian masyarakat. “Konsekuensinya memang tentu ada kerusakan-kerusakan dan itu wajar. Justru itu menunjukkan indikator pergerakan ekonomi,” sebutnya.
Muda mengapresiasi pemerintah Kecamatan Batu Ampar dalam hal pencapaian angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dirinya menyebut Batu Ampar menjadi salah satu penyumbang IPM yang baik bagi Kabupaten Kubu Raya. “Walaupun ini daerah yang jauh, tapi dari sisi stunting, kematian ibu, bayi, dan balita, serta keikutsertaan pada PAUD, itu semua menunjukkan adanya partisipasi yang sangat baik,” pungkas Muda. (adg) Editor : Misbahul Munir S