Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Festival Literasi Budaya Nusantara

Misbahul Munir S • Kamis, 15 Juni 2023 | 11:45 WIB
TIM SEPAK BOLA : Kajari Sambas bersama Ketua Askab PSSI, TNI, Polri, dan Kadisparpora melepas keberangkatan tim sepak bola ke Porprov Kalbar di Pontianak.  IST
TIM SEPAK BOLA : Kajari Sambas bersama Ketua Askab PSSI, TNI, Polri, dan Kadisparpora melepas keberangkatan tim sepak bola ke Porprov Kalbar di Pontianak. IST
Ajak Jaga Keragaman

SUNGAI RAYA – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Sungai Raya menggelar Festival Literasi Digital Budaya Nusantara II, Rabu (14/6). Kepala SMP Negeri 2 Sungai Raya, Yusti Handayani mengatakan acara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa sebagai generasi penerus agar mengerti dengan budayanya.

“Kami mendorong melalui festival literasi budaya ini bisa meningkatkan kecintaan pelajar terhadap budayanya, hingga tumbuhlah kesadaran untuk sama-sama dalam merawat dan melestarikan budaya yang ada,” ucapnya di sela-sela  Festival Literasi Digital Budaya Nusantara II, Selasa (13/6) di SMP Negeri 2 Sungai Raya.

Kegiatan ini diberi tema ‘Budayaku Identitasku’ untuk meningkatkan pemahaman dan rasa cinta para pelajar terhadap budayanya. “Dengan tema ‘Budayaku Identitasku’ diharapkan nantinya, kemana pun mereka para pelajar  melangkah nanti mereka selalu sadar bahwa mereka adalah anak Indonesia yang memahami ragam budaya yang ada di negaranya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang turut menghadiri Festival Literasi Budaya Nusantara II tersebut mengapresiasi festival tersebut. Muda menilai kegiatan ini menjadi ruang yang penting untuk penguatan potensi diri, budaya, dan keberagaman yang ada di Kabupaten Kubu Raya. “Banyak etnis di republik ini yang semuanya berkolaborasi dengan baik,” sebut Muda.

Muda menambahkan, pemahaman terhadap fakta keberagaman sangat penting untuk membangun sikap toleransi terhadap keberagaman itu sendiri. Dengan toleransi, kata dia, generasi muda nantinya akan mampu menghadapi perkembangan zaman dan kehidupan global. “Literasi budaya inilah yang menjadi kunci agar bagaimana anak-anak kita itu bisa siap dan langsung menyesuaikan diri ketika mereka nanti menghadapi kehidupan,” ucapnya.

Menurut Muda, Festival Literasi Budaya Nusantara sangat strategis untuk menanamkan pemahaman bahwa budaya merupakan identitas. Ia menyatakan generasi Kubu Raya harus punya identitas. “Supaya menjadi perekat dan semuanya berpikir luas dan bijaksana, sehingga akhirnya akan keluar sebagai generasi unggul dan pemenang di kehidupannya,” imbuhnya.

Muda juga menilai festival ini menjadi ajang bagi siswa untuk memahami keberagaman yang ada. Literasi budaya, ujarnya, menjadi fondasi utama untuk memupuk kebinekaan pada peserta didik sesuai dengan profil Pelajar Pancasila. “Kegiatan ini memberikan gambaran bahwa keberagaman itu justru memberikan kebahagiaan dan bukannya ancaman. Itulah kira-kira nilai yang terbangun dari kegiatan ini,” pungkas Muda. (ash) Editor : Misbahul Munir S
#festival literasi #Keragaman Budaya #budaya nusantara