KUBU RAYA - Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak turut membantu meningkatkan produktivitas usaha kecil menengah di Kalimantan Barat.
Upaya tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat (PPM) Tim Jurusan Teknik Mesin Polnep di Desa Rasau Jaya Dua, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan bertajuk ‘Penerapan Iptek Mesin Pemotong Kerupuk dan Mesin Pres Tepung pada Usaha Kecil di Desa Rasau Jaya Dua’.
UKM Berkah yang dipimpin Sumardi dipilih sebagai mitra usaha sasaran pelaksanaan PPM oleh Tim Jurusan Teknik Mesin Polnep.
Rusdaniyar, Ketua Tim PPM Teknik Mesin Polnep menyampaikan, tim beranggotakan delapan orang, terdiri dari empat dosen, dua teknisi/PLP, dan dua mahasiswa.
Diantaranya Rusdaniyar sebagai ketua; serta anggota Agus Rohermanto, Sutrisno, Ari Dwi Prasetiyo, Jaini, Ahmad Husni, Alfin Bahri, dan Rizky Pratama.
“Kami melakukan kerja sama dengan mitra yang memiliki usaha produksi kerupuk berbahan dasar singkong. UKM Berkah di Desa Rasau Jaya Dua yang dipimpin Bapak Sumardi, terpilih sebagai mitra usaha dalam PPM ini,” ujarnya.
Ia memaparkan, UKM Berkah telah berproduksi selama 10 tahun dengan empat orang karyawan.
UKM ini masih menggunakan peralatan pendukung sangat sederhana dalam proses produksi kerupuk singkong.
Kapasitas produksi kerupuk singkong 25 kilogram per hari. Tim menilai terdapat peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan kapasitas produksi, mengingat permintaan pasar kerupuk singkong mencapai 250 kilogram per hari di Kota Pontianak.
“Ini sangat memberikan harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana,” katanya.
Tim mengidentifikasi beberapa permasalahan mitra dalam meningkatkan produktivitas.
(1) Rendahnya kualitas sumberdaya manusia yang dimiliki.
(2) Peralatan pendukung produksi kerupuk singkong masih sangat sederhana dan manual.
(3) Kemampuan manajemen berkaitan tata kelola produksi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk masih sangat rendah.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim memberikan pelatihan pengetahuan dan keterampilan penggunaan alat teknologi tepat guna, serta bantuan mesin. Pelatihan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Oktober 2023.
Kegiatan dilanjutkan penyerahan bantuan dua unit mesin pada Rabu, 15 November 2023.
“Kami memberikan mesin pemotong untuk mengiris tipis adonan kerupuk. Serta, Mesin Pres untuk mengepres tepung singkong.
Kami berharap bantuan mesin ini dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi kerupuk singkong UKM Berkah,” ujarnya.
Rusdaniyar menambahkan, bentuk kegiatan PPM merupakan hasil justifikasi bersama mitra dalam menentukan persoalan prioritas yang disepakati untuk diselesaikan.
“Kita sepakat melakukan pelatihan dan memberikan bantuan mesin,” katanya.
Kegiatan turut dihadiri Budiono, Kepala Desa Rasau Jaya Dua. Dalam sambutannya, Budiono sangat menyambut baik kegiatan PPM, serta berterimakasih atas bantuan yang diberikan.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat dilanjutkan setiap tahun dengan sasaran kelompok usaha kecil yang lain.
Pada akhirnya, kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Rasau Jaya Dua,” ujarnya. (mde/ser)
Editor : A'an