Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Desa Pal 9 Kubu Raya Mulai Kesulitan Air Bersih, PMI Bantu Suplai Air Gratis

Syahriani Siregar • Selasa, 30 Juli 2024 | 18:52 WIB

Relawan Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Barat mendistribusikan air bersih gratis bagi warga Komplek Star Borneo Regency 1, Desa Pal 9, Kabupaten Kubu  Raya.
Relawan Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Barat mendistribusikan air bersih gratis bagi warga Komplek Star Borneo Regency 1, Desa Pal 9, Kabupaten Kubu Raya.
KUBU RAYA - Warga Komplek Star Borneo Regency 1, Desa Pal 9, Kabupaten Kubu  Raya bergegas. Saat satu unit mobil truk tangki milik Palang Merah Indonesia Provinsi Kalimantan Barat tiba di komplek perumahan, Senin sore (29/7).

Mobil tangki berwarna putih itu membawa air bersih yang distribusikan bagi warga sekitar.

Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih dampak dari musim kemarau yang melanda.

Mariana, salah satu warga komplek sudah dari tadi menanti.

Ia menyiapkan dua galon kosong untuk diisi air bersih. Saat mesin mobil tangki air mati, ia langsung tancap gas untuk mengantri paling dini.

Mariana yang keseharian sebagai ibu rumah tangga ini mengaku kesusahan saat musim kemarau.

Air bersih yang biasa ia tampung  dalam tong sumbernya dari air hujan yang turun.

Namun sekarang air hujan sudah habis dipakai selama hampir dua pekan.

“Sekarang harus membeli air kemasan isi ulang yang digunakan untuk mencuci beras, membersihkan sayuran dan memasak air minum,” terangnya.

Dia menambahkan, terpaksa harus membeli air isi ulang dengan jumlah melebihi seperti di kondisi sebelum kemarau.

Dalam sepekan bisa membeli 3-5 galon isi ulang.

Harga air galon isi ulang bila membeli di depot sekitar Rp5000. Kondisi ini menjadi sangat memberatkannya sebab harus mengeluarkan biaya lebih setiap harinya.

“Untuk kebutuhan mandi dan mencuci pakaian saya menggunakan air parit yang ada di depan komplek. Bukan tanpa kendala menggunakan air parit tak setiap saat bisa digunakan karena adanya waktu pasang surutnya,” ungkapnya

Hal senada juga diutarakan oleh Hasanudin yang kerap disapa Hasan, Warga  Komplek Star Borneo Regency 1.

Di perumahan ini sebetulnya masih ada sumur yang disediakan oleh pegembang perumahan.

Meski kualitas air sumur kurang baik, ia pun harus memutar otak dengan memberikan obat pemutih air agar lebih layak digunakan.

“Karena kemarau debit air sumur kini mulai terbatas dan mulai mengering. Sehingga kini tak lagi bisa diandalkan,” jelasnya.

Hasan mengutarakan, Komplek belum mendapatkan layanan air bersih  perusahaan air minum daerah setempat.

Sehingga, saat terjadi musim kemarau, warga menjadi sangat kebingungan untuk memenuhi kebutuhan air yang tidak bisa ditunda.

Lewat informasi yang ia dapat dan juga warga komplek mulai kesusahan air. Ia berinisiatif untuk menghubungi call center PMI yang menyediakan air bersih pada, Minggu (28/7).

Bersyukur langsung direspon dengan cepat. Dan Senin kemarin warga merasa terbantu dengan pendistribusian air bersih.

“Saya dan pastinya warga komplek menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera merealisasikan adanya saluran perusahaan air minum daerah. Mengingat daerah Desa Pal 9 dan sekitarnya kini semakin berkembang  dan penduduknya semakin banyak. Sehingga kebutuhan air bersih dari PDAM di Kecamatan Sungai Kakap sangat menjadi impian,” harapnya.

Izhar Lutfiadi, Staff Posko PMI Provinsi Kalimantan Barat, mengatakan, PMI melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan air bersih kepada warga Komplek Star Borneo Regency 1 di Desa Pal 9, Kubu Raya.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat musim kemarau.

“Warga Star Borneo Regency 1 menjadi sasaran perdana PMI dalam pendistribusian air bersih. Setelah pihak PMI membuka layanan Call Center distribusi air bersih saat musim kemarau. Sudah banyak warga yang menghubungi untuk mendapatkan air bersih,” terangnya.

Izhar Lutfiadi yang biasa disapa Izhar menambahkan. Warga yang membutuhkan air bersih dari PMI bisa mengubungi Call Center PMI Kalbar di kontak 081287000060 dan bisa juga melalui media sosial PMI Provinsi Kalbar. Layanan air bersih ini tidak dipungut biaya.

“Masyarakat bisa mengajukan permohonan air bersih berupa air minum yang bisa di konsumsi diambil di daerah Anjongan, Kabupaten Mempawah. Sedangkan air bersih yang gunakan untuk mencuci diambil di PDAM Kota Pontianak,” ungkapnya.

Izhar menerangkan bahwa PMI menyediakan 2 armada mobil truk tangki untuk distribusi layanan air bersih. Dimana 1 mobil truk tangki bisa menampung air sekitar 5000 liter.

Untuk saat ini layanan distribusi air bersih PMI dapat menjangkau sekitaran wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.

“Masyarakat yang sudah menghubungi call center PMI untuk kebutuhan air bersih diharapkan bersabar untuk menunggu antrian distribusi air. Pihak PMI tetap akan melayani permintaan masyarakat, tetapi warga memang harus masuk daftar antrian,” tutupnya. (Yad) 

Editor : Syahriani Siregar
#PMI #desa Pal IX #Air Bersih #kubu raya