Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

UMP Gelar Pelatihan Pemberian Makan Bayi dan Anak di Rasau Jaya, Dorong Pengetahuan dan Keterampilan Kader Kampung KB

A'an • Minggu, 22 September 2024 | 18:17 WIB
Tim PKM UMP berfoto bersama peserta pelatihan Pemberaian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya.
Tim PKM UMP berfoto bersama peserta pelatihan Pemberaian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya.

RASAU JAYA — Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) melalui tim dosennya yang mendapat hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2024, pada Selasa (17/9) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada pelatihan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal, di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.

PKM Universitas Muhammadiyah Pontianak kali ini dipimpin Indah Budiastutik bersama tim yang terdiri dari Marlenywati, Asrul Abdullah, serta dua mahasiswa, Nova Karisma dan Anita Juliana Panemaan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim PKM, Indah Budiastutik mengutarakan Kegiatan PKM tersebut merupakan sesi keempat dari rangkaian pelatihan praktek baik yang melibatkan kader Kampung KB dan masyarakat setempat.

“Dalam pelatihan tersebut, fokus diberikan kepada peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam menyiapkan makanan bergizi seimbang bagi bayi dan anak berdasarkan usia,” ujarnya.

Menurut Indah, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat serta Kader Kampung KB Desa Rasau Jaya Umum. “Pelatihan ini bertujuan untuk membekali kader dengan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi konselor gizi bagi ibu hamil, menyusui, serta ibu balita,” jelas Indah Budiastutik. Dalam PKM tersebut katanya, para peserta dilatih untuk menyiapkan menu seimbang yang sesuai dengan jenis, jumlah, dan frekuensi pemberian makanan berdasarkan usia anak.

Sebanyak 30 kader desa ikut serta dalam pelatihan ini, yang diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan posyandu, khususnya dalam memberikan PMT berbasis pangan lokal untuk balita.

Doto Prayitno, Koordinator Kampung KB "Membangun Desa," berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sejalan dengan upaya pencegahan stunting melalui edukasi serta deteksi dini stunting bagi para ibu dan anak balita di desa tersebut.

Pelatihan dipandu langsung oleh Indah Budiastutik dan Putri Acik dari AIMI Kalbar, yang tidak hanya memberikan materi mengenai jenis-jenis makanan bergizi dan aman untuk bayi serta anak berdasarkan kelompok usia (6 bulan ke atas, 6-9 bulan, 9-12 bulan, 12-24 bulan), tetapi juga melakukan demonstrasi cara menyiapkan dan membuat makanan tersebut. Para kader diberi kesempatan untuk praktik langsung, yang membuat antusiasme mereka meningkat dalam memahami penyiapan menu sehat berbasis pangan lokal.

Dikeempatan yang sama, Indah Budiastutik, menyampaikan harapannya agar setelah pelatihan ini, para kader dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan menyampaikan informasi yang berguna kepada ibu hamil, menyusui, serta ibu balita di desa mereka.

“Kami berharap peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi para kader dalam mendampingi para ibu dalam menyiapkan konsumsi makanan bergizi seimbang untuk anak-anak mereka,” ungkap Indah.

Sementara itu, Ketua Kader Kampung KB Desa Rasau Jaya Umum, Norati menyatakan rasa syukurnya atas pelatihan tersebut. Norati mengaku mendapatkan pencerahan yang sangat bermanfaat dalam menyiapkan makanan bergizi untuk berbagai kelompok usia.

"Pelatihan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Kami berharap dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan membagikannya kepada para ibu hamil, menyusui, serta ibu balita di desa kami," tutup Norati. (ash/ser)

Editor : A'an
#PKM #UMP #pelatihan #RASAU JAYA