SUNGAI RAYA – Pihak kepolisian berhasil mengungkap fakta baru dalam kasus tragis seorang wanita muda (Y) asal DKI Jakarta yang mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai tiga salah satu pusat perbelanjaan di Kubu Raya, pada Selasa (1/10). Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diduga mengalami depresi berat akibat tekanan ekonomi dan kegagalannya dalam mencari pekerjaan.
Keterangan tersebut diperoleh setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap keluarga korban, yang mengungkap bahwa korban telah beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya sebelum akhirnya melakukan aksi nekat tersebut.
Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarganya, terutama karena korban diduga mengalami depresi yang dipicu oleh himpitan ekonomi dan kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan.
Menurut polisi, sebelum dinyatakan meninggal, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr Soedarso Pontianak untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.
Tim medis akhirnya menyatakan korban meninggal dunia akibat luka-luka serius yang dialaminya setelah terjatuh dari ketinggian. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, terutama sang ibu, korban sudah beberapa kali menunjukkan tanda-tanda depresi.
“Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap keluarga korban, terutama ibunya, diketahui bahwa korban depresi akibat selalu gagal mendapatkan pekerjaan. Korban juga pernah mengutarakan niat untuk bunuh diri kepada ibunya karena tekanan ekonomi,” ungkap Ade pada Jumat (4/10) di Sungai Raya.
Ade menambahkan, kondisi mental korban semakin memburuk setelah berulang kali gagal mendapatkan pekerjaan, yang diduga menjadi pemicu tindakan nekat tersebut. Keterangan ini diperoleh dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Kubu Raya.
Hasil visum et repertum yang dilakukan oleh tim medis RS Soedarso Pontianak menunjukkan bahwa korban mengalami empat luka fatal yang menyebabkan kematiannya. "Korban meninggal akibat patah pada tulang pangkal leher, pendarahan di dalam kepala, patah tulang rusuk sebelah kiri, dan patah tulang panggul," ungkap Ade. (ash)
Editor : Miftahul Khair