Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bawaslu Kubu Raya Ajak Pelajar dan Guru Awasi Pilkada 2024

A'an • Rabu, 30 Oktober 2024 | 11:25 WIB
HADIR: Para pelajar di Kubu Raya dalam kegiatan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang digelar Bawaslu Kubu Raya, Senin (28/10).
HADIR: Para pelajar di Kubu Raya dalam kegiatan Pengawasan Pemilu Partisipatif yang digelar Bawaslu Kubu Raya, Senin (28/10).

SUNGAI RAYA – Dalam upaya meningkatkan partisipasi pengawasan Pilkada 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kubu Raya menggandeng pelajar dan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk turut serta mengawasi pelaksanaan Pilkada di wilayah tersebut.

Langkah ini adalah bagian dari penguatan pengawasan partisipatif, khususnya dari kalangan generasi muda.

Ketua Bawaslu Kubu Raya, Encep Endang, menyebutkan bahwa generasi Z, yang berjumlah signifikan di antara pemilih, bukan hanya penting sebagai pemilih tetapi juga berpotensi berperan sebagai pengawas mandiri.

"Dengan merangkul para pelajar, Bawaslu berupaya mendorong pengawasan mandiri oleh pemilih pemula," ujar Encep pada Senin (28/10) di acara "Pengawasan Pemilu Partisipatif" di Hotel Alimoer, Kubu Raya.

Selama kegiatan ini, pelajar dan guru diberikan pengetahuan mengenai peran dan tugas Bawaslu, pencegahan pelanggaran, serta mekanisme penanganan dan penyelesaian sengketa.

Tujuannya adalah agar pelajar dapat mengenali potensi pelanggaran yang mungkin terjadi selama Pilkada. "Para pemilih pemula ini bisa menjadi benteng kami dalam menjaga integritas Pilkada," tambah Encep.

Ketua Bawaslu Kalimantan Barat, Mursyid Hidayat, yang turut hadir, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam pengawasan.

Bawaslu, katanya, secara aktif mengajak berbagai elemen masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif guna mencegah potensi pelanggaran.

"Kami harap masyarakat yang sudah diberikan pemahaman mampu mencegah pelanggaran sejak dini," ujar Mursyid.

Dalam pengawasan partisipatif ini, pelajar dan guru diharapkan fokus pada aspek-aspek utama seperti dugaan politik uang, politisasi isu SARA, dan penyebaran berita hoaks.

"Jika terjadi indikasi pelanggaran yang tidak dapat dicegah, kami harap mereka dapat segera melaporkannya kepada Bawaslu," pungkas Mursyid. (ash)

Editor : A'an
#bawaslu #Awasi Pilkada #kubu raya #ajak warga