CAMAT Sungai Ambawang, Jurin, mengimbau masyarakat di wilayahnya untuk tetap waspada terhadap potensi banjir yang bisa terjadi pada November hingga Desember mendatang. Imbauan ini disampaikan mengingat prediksi curah hujan tinggi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio selama periode tersebut. Jurin menjelaskan, meskipun beberapa desa di Kecamatan Sungai Ambawang, seperti Desa Pancaroba, Lingga, dan Teluk Bakung, sudah sempat terendam banjir pada Oktober lalu, ancaman banjir masih perlu diwaspadai.
“Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan diperkirakan tinggi hingga akhir tahun, sehingga beberapa desa masih berpotensi tergenang,” jelasnya, Rabu (6/11). Untuk meminimalisir dampak banjir, Jurin mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah memetakan wilayah-wilayah yang berisiko tinggi. Beberapa desa yang teridentifikasi berpotensi terendam banjir antara lain Desa Pasak, Pasak Piang, Bengkarek, serta desa-desa yang sebelumnya tergenang, seperti Pancaroba, Lingga, Korek, Malay, dan Mega Timur.
“Kami terus memonitor perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama saat hujan deras,” katanya. Ia juga meminta agar pemerintah desa dan seluruh pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan Kubu Raya, siap siaga.
Jurin menambahkan, untuk mengantisipasi banjir dan dampaknya, Dinas Kesehatan Kubu Raya telah menyiapkan stok obat-obatan dan perlengkapan medis untuk membantu warga terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, TNI/Polri, serta Forkopimcam lainnya juga telah berkoordinasi untuk penanganan banjir.
Terkait kesiapan tempat pengungsian, Jurin menyatakan bahwa pihak kecamatan belum menyiapkan lokasi khusus. “Sebagian besar warga di desa-desa rawan banjir sudah terbiasa menghadapi situasi ini. Banyak yang memilih bertahan di rumah meskipun air mulai masuk, karena mereka sudah membangun rumah bertingkat atau menyimpan barang berharga di tempat aman,” jelasnya.
Namun, meskipun tidak ada tempat pengungsian sementara, pihak kecamatan memastikan bahwa posko banjir yang melibatkan BPBD, Dinas Sosial, TNI/Polri, dan unsur lainnya sudah siap untuk membantu warga yang terdampak.
“Kami terus bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif,” tambahnya. Jurin juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap tanda-tanda banjir, seperti hujan deras yang berlangsung lama, dan segera melapor jika terjadi banjir di wilayah masing-masing. “Pencegahan dan kewaspadaan sangat penting untuk mengurangi dampak banjir,” tutupnya. (ash)
Editor : A'an