Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Banjir Rendam Dua Kecamatan, Pemkab Kubu Raya Tetapkan Status Darurat Batingsor

A'an • Jumat, 31 Januari 2025 | 11:08 WIB

 

BANJIR: Sejumlah wilayah di Kecamatan Kuala Mandor B mulai terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa pekan terakhir.
BANJIR: Sejumlah wilayah di Kecamatan Kuala Mandor B mulai terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak beberapa pekan terakhir.

PONTIANAK POST — Sejak 23 Januari hingga saat ini, banjir melanda sejumlah titik di dua kecamatan di Kabupaten Kubu Raya, yaitu Kuala Mandor B dan Sungai Ambawang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Herry Purwoko, menyampaikan bahwa banjir ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi dan kiriman air dari wilayah perhuluan yang juga mengalami banjir.

"Dua kecamatan yang terdampak banjir adalah Kecamatan Kuala Mandor B dengan enam desa terdampak, dan di sejumlah titik di Kecamatan Sungai Ambawang yang juga mencakup enam desa," ungkap Herry saat ditemui Pontianak Post, Kamis (30/1) di ruang kerjanya.

Herry menambahkan bahwa hampir semua desa di Kecamatan Kuala Mandor B terkena dampak banjir. "Karena daerah perhuluan juga mengalami banjir, air kiriman memperparah kondisi di sini," jelasnya.

Data sementara yang dihimpun pihaknya di lapangan menunjukkan jumlah warga terdampak di Kecamatan Kuala Mandor B mencapai 36.026 jiwa dari 9.950 kepala keluarga.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pun telah menetapkan status darurat banjir dan longsor (Batingsor) mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2025 melalui Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Penjabat Bupati Kubu Raya. "Kami terus memantau kondisi dan perkembangan situasi di lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya," tambah Herry.

Untuk Kecamatan Sungai Ambawang, BPBD Kubu Raya masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak. Herry mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan tim ke lapangan untuk memastikan kondisi warga dan kebutuhan logistik yang diperlukan.

Selain itu, informasi terbaru yang dihimpun BPBD Kubu Raya menunjukkan sejumlah titik di Kecamatan Batu Ampar mulai tergenang banjir, meski belum ada laporan warga yang terdampak.

BPBD Kubu Raya mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat ke posko terdekat. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama BPBD juga menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk distribusi bantuan logistik dan penempatan personel di lokasi terdampak.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, terutama dalam menghadapi potensi banjir susulan," pungkas Herry. (ash)

Editor : A'an
#Pemkab Kubu Raya #banjir #batingsor